CARA MENGAMBIL FILE YANG SUDAH TERHAPUS PERMANEN

Penghapusan file memang sering terjadi dalam dunia teknologi. Namun jika kita telah menghapus file tersebut dan juga menghapusnya di Recycle Bin,,, Waduh Bahaya tuh

Tapi tenang bro… Dsini saya akan Share cara mengambil file tersebut melalui bantuan software yang sangat membantu.

Namun software ini tidak akan berbuat banyak jika file yang kita inginkan kembali sudah rusak.

Continue reading “CARA MENGAMBIL FILE YANG SUDAH TERHAPUS PERMANEN”

Advertisements

TIPS CARA BERMAIN GITAR / BASS BAGI PEMULA

TIPS CARA BERMAIN GITAR / BASS BAGI PEMULA

Mempunyai hobi musik tidak lengkap rasanya kalau belum bisa memainkan alat musik seperti gitar yang terkenal yang dapat dijadikan teman pengiring semua jenis lagu yang ada di seluruh dunia dan akherat. Belajar bermain gitar awalnya memang sulit dan terkadang membuat stres orang yang mempelajarinya. Untuk belajar bass sebaiknya anda belajar gitar terlebih dahulu, karea orang yang dapat bermain gitar otomatis bisa bermain bass, namun jika anda bisa bermain bass tidak otomatis bisa gitar.

Kunci dan nada pada bass gitar tidak jauh berbeda pada gitar, sehingga ada baiknya jika anda belajar kunci dasar gitar dahulu. Selain itu anda bisa menghemat uang, karena tidak perlu membeli bass, tetapi cukup gitar kopong yang murah saja sudah cukup.Untuk bermain gitar anda harus siap merasa agak sakit pada ujung jari kiri anda, karena akan digunakan untuk menekan senar untuk membuat formasi kunci gitar / kord gitar. Terkadang harus membuat ujung jari kita menjadi kapalan maupun melendung baik jari di tangan kiri maupun kanan. Untuk mendapatkan sesuatu anda memang harus mengorbankan sesuatu, itu adalah hukum kimia dan ekonomi yang wajar dan normal.Jika anda berencana untuk kursus sebaiknya anda jangan ikut kursus musik sebelum menguasai tehnik dasar tempo lagu, kunci dasar gitar dan kocokan gonjreng pada gitar. Jika anda belum menguasai hal itu anda hanya akan memperlama masa kursus anda yang akan menghabiskan uang. Untuk menghemat biaya anda bisa belajar pada teman, saudara atau tetangga yang anda kenal baik dan bisa barmain gitar. Jika tidak ada yang bisa bermain gitar maka anda harus belajar otodidak alias belajar sendiri.Yang diperlukan untuk belajar gitar dasar sendirian :

– Gitar apa saja boleh kopong dan boleh lisrik
– Buku atau majalah lagu-lagu yang ada kunci gitarnya beserta petunjuk kunci gitar
– Kaset, CD atau MP3 lagu yang ada di buku lagu
– Kemampuan stem atau menyetem gitarUntuk memulai latihan anda harus menyetem gitar anda terlebih dahulu agar suara 6 senar gitar bisa harmonis dan tepat.

Jika tidak distem maka anda tidak akan bisa belajar, karena suaranya tidak mungkin pas. Untuk stem gitar anda bisa minta tolong orang lain atau stem sendiri dengan insting. Untuk masalah stem gitar anda bisa mencari buku panduan bermain gitar di toko buku. Jika anda mau stem sendiri, maka caranya adalah dengan menyamakan fret ke 5 suatu senar dengan satu senar setingkat di bawahnya pada fret 0. Kecuali pada senar ketiga dari bawah yang barus distem pada fret ke 4 dengan fret 0 di senar kedua dari bawah. Anda harus menggunakan filing anda apakah suara suatu fret dengan fret di bawahnya sudah sama suaranya. Jika tidak sama putar-putar pengendali tegangan senar pada ujung gitar sampai pas.Jika sudah OK, maka selanjutnya anda tinggal mencoba gonjreng pada kunci standar sampai jari anda anda terbiasa dengan posisi masing-masing kunci. Kemudian coba buka buku lagu-lagu yang ada kunci gitarnya, lalu coba ikuti perubahan dari kunci ke kunci dengan tempo yang sesuai dengan aslinya sebisa mungkin berdasarkan filing anda.Jika sudah bisa maka anda bisa mencoba bermain bareng dengan suara kaset atau lagu yang sebenarnya. Namun syaratnya adalah steman pada gitar anda sesuai dengan steman yang ada di kaset dan kunci lagu yang ada di buku atau majalah juga benar sesuai dengan yang di kaset dan gitar anda.Jika anda sudah agak lancar anda bisa melanjutkan ke kursus gitar atau inovasi sendiri belajar hal-hal lainnya dari buku mapun kenalan anda. Jika sudah menguasai anda bisa membentuk grup band anda sendiri bersama orang lain yang bisa memainkan alat musik lainnya. Selamat belajar dan semoga berhasil 🙂

CARA HACK EMAIL (YAHOO)

cara hack email yahoo. walau caranya masih agak kuno tapi cukup buat referensi….
sebelum membaca saya ingin memberitahu anda,
bahwa menghack email itu bukan suatu ilmu seorang hacker. tapi ilmu ini biasa digunakan para cracker.
apa sih cracker itu ? bisa dilihat disini

jadi ingat! kalau hacker itu masih punya kode etik jadi tidak diperkenankan untuk mengahancur, merusak, dan selalu bersifat merugikan.
oleh karena itu saya mohon maaf kepada para hacker.
ilmu ini jangan disebut-sebut bahwa hacker yang melakukan, tapi sebutlah bahwa cracker yang melakukan!

mengcracking email adalah cracking tingkat tinggi setelah bagaimana cara pembobolan bank, jadi ilmu ini sangat-sangat dirahasiakan.

oke, setelah puas membaca pemberitahuan dari PedasManisCinta.
langsung saja kita terjun ke lapangan.

mungkin sulit untuk diterangkan melalui blog ini.

jadi saya perkenankan mendownload dahulu tutorialnya dengan beberapa script kecil.
silahkan download http://adf.ly/MX2xO

sudah mendownload ??

> lihat turorialnya dahulu [dalam video].

> lalu ubah file .htm yang terlampir satu file disana [bernama : yahoo] buka dengan notepad. cara merubahnya dengan notepad : klik kanan file yahoo, open with, lalu klik notepad.

> setelah terbuka notepad tulisan “ISI NAMA SESUAI KEINGINAN ANDA” itu rubah dengan nama terserah bisa dirubah dengan nama terserah anda.

> lalu coba lihat lagi video tutorialnya.

oke ?? sudah selesai sampai disini.

bila masih kurang jelas bisa beri komentar, insya allah pasti akan saya tanggapi.
ingat ini bukan perbuatan hacker tapi ini perbuatan cracker.

diharap setelah berhasil mencoba,
dilarang tertawa dan bersenang-senang.

thnx 2

105 RAHASIA PROGRAM JAVA

MENGENAL JAVA

Bagian awal ini akan mengajak Anda untuk mengenal lebih dekat

bahasa pemrograman Java. Lebih khusus lagi, kita akan meng-

eksplorasi komponen-komponen fundamental yang perlu sekali

diketahui dan dipahami dengan baik. Selain itu, bagian ini juga akan

mengulas secara garis besar tentang fitur-fitur baru Java versi 5.0

dan 6. Diharapkan uraian ini nantinya dapat membantu memudah-

kan Anda ketika ingin mengungkap rahasia-rahasia Java selan-

jutnya.

1        Sekilas Java

Tentunya Anda tidak asing lagi dengan nama Java, sebuah bahasa

pemrograman berorientasi objek yang dikembangkan oleh Sun

Microsystems. Di bagian awal ini, kita akan mengulas tentang sekilas

Java yang ditinjau dari aspek lingkungan pengembangan dan

produk. Diharapkan ulasan ini nantinya dapat memperjelas termi-

nologi ataupun pernyataan-pernyataan yang kerap kali membi-

ngungkan, terutama bagi yang baru mengenal Java•     Lingkungan Pengembangan

Dalam mendiskusikan Java, kiranya penting sekali untuk mem-

bedakan antara bahasa pemrograman Java, Java Virtual Machine,

dan platform Java. Bahasa pemrograman Java adalah bahasa yang

digunakan untuk menghasilkan aplikasi-aplikasi Java. Pada umum-

nya, bahasa pemrograman hanya mendefinisikan sintaks dan peri-

laku bahasa.

Pada saat program Java dikompilasi, ia akan dikonversi ke bentuk

bytecode, yang merupakan bahasa mesin yang portable. Selan-

jutnya, bytecode tersebut dijalankan di Java Virtual Machine (atau

disebut Java VM atau JVM). Meskipun JVM dapat diimplementasikan

langsung di perangkat keras, namun biasanya diimplementasikan

dalam bentuk program perangkat lunak yang mengemulasi mesin

(komputer) dan digunakan untuk menginterpretasi bytecode.

Platform dapat didefinisikan sebagai perangkat lunak pendukung

untuk aktivitas-aktivitas tertentu. Platform Java sendiri pada prin-

sipnya berbeda dengan bahasa Java atau JVM. Platform Java adalah

himpunan kelas-kelas Java yang sudah didefinisikan sebelumnya

dan eksis sejak instalasi Java. Platform Java juga mengacu pada

lingkungan runtime atau API (Application Programming Interface)

Java.

•     Edisi Java

Guna mencakup lingkungan-lingkungan aplikasi yang berbeda, Sun

mendefinisikan 3 (tiga) edisi Java.

•    J2ME (Java 2 Micro Edition)

Edisi ini ditujukan bagi lingkungan dengan sumber daya ter-

batas, seperti smartcard, ponsel, dan PDA.

•    J2SE (Java 2 Standard Edition)

Edisi ini ditujukan bagi lingkungan workstation, seperti pem-

buatan aplikasi-aplikasi dekstop.

•    J2EE (Java 2 Enterprise Edition)

Edisi ini ditujukan bagi lingkungan Internet atau aplikasi ter-

distribusi dalam skala besar

Perbedaan setiap edisi meliputi fitur-fitur bahasa yang didukung dan

API yang tersedia. Berdasarkan tingkatannya, edisi yang lebih tinggi

mampu mengemulasikan edisi yang lebih rendah. Adapun urutan

edisi dari yang tertinggi ke rendah adalah J2EE, J2SE, dan J2ME.

•     Versi Java

Ada hal yang menarik dan perlu kita cermati mengenai versi-versi

Java yang telah dirilis. Sun menggunakan dua jenis versi untuk

mengidentifikasikan rilis Java, yaitu versi produk dan versi developer.

Seperti kita ketahui, versi terbaru saat ini adalah versi 6 (versi

produk) atau versi 1.6.0 (versi developer), dengan nama kode Mus-

tang.

Sejak tahun 2006, Sun juga menyederhanakan penamaan platform

dengan tujuan untuk mencerminkan tingkat kematangan, stabilitas,

skalabilitas, dan sekuriti yang lebih baik. Jika penamaan versi sebe-

lumnya adalah Java 2 Platform, Standard Edition 5.0 (J2SE 5.0),

maka sekarang disederhanakan menjadi Java Platform, Standard

Edition 6 (Java SE 6, atau lebih sering disebut Java 6).

2        Kompilasi dan Interpretasi

Seperti diketahui, Java adalah bahasa pemrograman yang kode

programnya dikompilasi dan diinterpretasi. Meskipun pembuatan

aplikasi Java dapat dilakukan melalui IDE (Integrated Development

Environment), namun di sini kita memfokuskan pada tool command-

line untuk kompilasi dan interpretasi.

•     Kompilasi

Kompilasi   kode   program   Java    dilakukan   menggunakan    tool

command-line yang bernama      javac, atau biasa disebut kompiler

Java. Tahap kompilasi ini bertujuan untuk mengonversi kode sumber

ke program biner yang berisi bytecode, yaitu instruksi-instruksi

mesin. Contoh berikut memperlihatkan cara melakukan kompilasi

pada file program Coba.java (asumsi sudah berada di command-line

atau shell).

javac Coba.jav

Saat mengompilasi kode program, kita juga diperkenankan untuk

menspesifikasikan versi rilis tertentu. Aturan dasar dalam spesifikasi

versi ini cukup sederhana, di mana versi terbaru dapat mengenali

versi-versi di bawahnya, namun tidak demikian sebaliknya. Sebagai

contoh, untuk mengetahui apakah kode program dapat berjalan di

versi 1.4 ataukah tidak, tambahkan opsi –source 1.4.

javac –source 1.4 Coba.java

Jika   –source digunakan untuk menspesifikasikan rilis asal, opsi

–target berfungsi untuk menetapkan versi tujuan. Opsi-opsi lain yang

sering digunakan diperlihatkan sebagai berikut:

// Menetapkan lokasi file-file kelas (classpath)

javac -cp D:\java Coba.java

javac -classpath D:\java Coba.java

// Menetapkan lokasi file .class yang akan dihasilkan

javac -d D:\java Coba.java

// Hasil: file Coba.class diletakkan di D:\java

// Mendapatkan informasi mengenai apa yang dilakukan kompiler

javac -verbose Coba.java

// Mendapatkan informasi versi (developer)

javac -version

Sekadar catatan, untuk memudahkan pemanggilan kompiler, tam-

bahkan path yang berisi file-file executable (di direktori bin) ke

variabel sistem Path. Untuk lebih praktisnya, Anda bisa meng-

gunakan kotak dialog       Environment Variables (melalui   System

Properties).

Apabila Anda bekerja di lingkungan Unix/Linux, modifikasilah file

/etc/profile dengan menambahkan baris berikut:

PATH=/lokasi_instalasi/bin:$PATH

export PATH

•     Interpretasi

Sebagaimana disinggung, kode program Java tidak dieksekusi di

komputer secara langsung, tetapi berjalan di atas komputer hipotesis

yang distandardisasikan, yang disebut Java Virtual Machine. Untuk

menginterpretasi bytecode, kita menggunakan tool bernama        java,

atau biasa disebut interpreter Java. Pada saat menginterpretasi, Anda

tidak perlu menyertakan ekstensi file (.java atau .class), cukup nama

file saja.

java Coba

Untuk kasus program-program berbasis teks, hasil keluaran akan

langsung ditampilkan di command-line. Terkait hal ini, tool java

memungkinkan Anda untuk meng-capture hasil keluaran dan me-

nyimpannya di sebuah file.

Contoh perintah berikut akan menangkap hasil keluaran program

Coba dan menyimpannya di file coba.txt.

java Coba > coba.txt

Apabila Anda menggunakan perintah di atas pada aplikasi GUI,

maka file keluaran akan tetap diciptakan, namun tidak ada isinya

(dengan asumsi bahwa program tidak mencetak teks keluaran).

3        Elemen Bahasa

Secara garis besar, elemen-elemen di setiap bahasa pemrograman

sebenarnya hampir sama. Meskipun demikian, ada elemen-elemen

khusus yang membedakan dan sekaligus mencerminkan identitas

suatu bahasa. Adapun mengingat di sini kita bekerja dengan bahasa

pemrograman Java, tentunya kita juga perlu memahami elemen-

elemen dasar bahasa ini.

•     Tipe Data

Tipe data di Java dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu tipe

primitif dan reference (kelas). Tipe primitif/dasar adalah tipe-tipe

bawaan, meliputi boolean, char, byte, short, int, long, float,

dan double. Sementara itu, tipe reference memiliki semantik seperti

pointer. Jenis tipe reference meliputi kelas, interface, dan array.

Apabila Anda ingin memperlakukan nilai primitif sebagai suatu

objek, Anda bisa memanfaatkan kelas-kelas pembungkus (wrapper).

Kelas-kelas tersebut meliputi   Boolean,                  Character,   Byte, Short,

Integer,         Long,         Float, dan      Double. Perhatikan sintaksnya (pe-

nulisan huruf kecil dan besar), agar tidak keliru dengan tipe-tipe

primitif

•     Deklarasi dan Inisialisasi Variabel

Sebelum digunakan, setiap variabel harus dideklarasikan terlebih

dahulu. Langkah ini dilakukan dengan menetapkan tipe data dan

nama variabel. Pernyataan deklarasi variabel tunggal juga dapat

digunakan untuk mendeklarasikan lebih dari satu variabel, tetapi

semuanya harus bertipe sama.

int i;

int j;

// ekuivalen dengan kedua pernyataan di atas

int i, j;

Deklarasi juga dapat sekaligus melakukan inisialisasi terhadap suatu

variabel.

int i = 2;

int j = 3;

int i = 2, j = 3;

•     Initial Value

Saat mendeklarasikan variabel kelas, kita tidak harus melakukan

inisialisasi karena kompiler akan meng-assign initial value (nilai awal

atau default). Nilai default untuk semua tipe reference adalah null.

Nilai default tipe primitif       boolean adalah             false,            char adalah

\u0000, integer (byte,  short,       int,      long) adalah 0, dan floating

point (float, double) adalah 0.0.

•     Ruang Lingkup Variabel

Java mendefinisikan empat jenis variabel, meliputi variabel instance

(field non-statis), variabel kelas (field statis), variabel lokal, dan

parameter. Istilah field mengacu pada variabel instance dan variabel

kelas (terkadang disebut member variable). Sementara itu, istilah

variabel mengacu pada semua jenis variabel.

Lokasi di mana suatu variabel dideklarasikan secara eksplisit juga

menetapkan ruang lingkupnya. Ruang lingkup variabel adalah wi-

layah di mana suatu variabel dapat diacu melalui namanya. Ruang

lingkup juga menyatakan kapan variabel akan diciptakan dan di-

hapus dari memori.

•     Blok

Blok adalah kelompok pernyataan (nol atau lebih) di dalam tanda

kurung kurawal. Penggunaan blok dengan pernyataan alir kontrol

sangat direkomendasikan, meskipun hanya melibatkan sebuah per-

nyataan.

if (kondisi)

// awal blok

// pernyataan

// akhir blok

•     Komentar

Penulisan komentar dapat mengadopsi blok komentar gaya C

ataupun C++. Komentar gaya bahasa C lazimnya digunakan untuk

komentar yang terdiri atas beberapa baris. Sementara itu, komentar

gaya C++, yang dinyatakan melalui karakter //, umumnya digunakan

untuk komentar satu baris.

Untuk komentar-komentar yang akan dimasukkan ke dokumentasi

dan dihasilkan melalui tool javadoc, disarankan menggunakan /**

dan diakhiri dengan karakter */.

4        Aturan Penamaan

Di dalam pemrograman, suatu nama digunakan untuk mengacu ke

entitas yang dideklarasikan. Terkait hal ini, ada beberapa aturan

dasar penamaan yang perlu sekali diperhatikan dalam upaya meng-

hasilkan kode program yang readable.

•     Penamaan Paket

Nama awal paket sebaiknya terdiri atas dua atau tiga huruf kecil, dan

biasanya menggunakan nama domain Internet, seperti com, org, net,

dan edu. Selain itu, Anda juga diperkenankan memberi nama paket

dengan kode-kode negara, seperti id, uk, atau au. Penggunaan nama

domain ini bertujuan untuk mencegah terjadinya konflik paket,

dengan asumsi bahwa Anda tidak menggunakan nama domain

orang    lain.    Sebagai    contoh,    nama    paket    berbasis   domain

http://didik.indodesain.com adalah com.indodesain.didik.

•     Penamaan Kelas dan Interface

Nama kelas dan interface sebaiknya berupa kata benda atau ung-

kapan kata benda yang deskriptif dan tidak terlalu panjang. Penulisan

nama mengacu pada sintaks Pascal, di mana huruf pertama untuk

setiap kata adalah huruf besar dan tidak ada spasi, misalnya Bangun,

SegiTiga, atau KoneksiData.

•     Penamaan Method

Nama method seharusnya berupa kata kerja atau ungkapan kata

kerja. Penulisan method mengacu pada sintaks Camel, di mana huruf

pertama untuk setiap kata pertama adalah huruf kecil dan huruf

pertama kata selanjutnya adalah huruf besar. Nama method umum-

nya juga mencerminkan operasi yang dilakukannya, contohnya

seperti setData, getData, isValidData, atau toString.

•     Penamaan Variabel

Penamaan variabel-variabel kelas (fields) mirip dengan penamaan

method. Untuk penamaan variabel lokal dan parameter, seringkali

menggunakan suatu akronim, singkatan, atau istilah-istilah yang

mudah diingat, contohnya seperti sr (StreamReader), buf (buffer), d

(double), dan s (String).

•     Penamaan Konstanta

Seperti umumnya bahasa pemrograman, nama konstanta di Java

harus berupa huruf besar semua. Apabila nama konstanta terdiri atas

beberapa kata, sebaiknya pisahkan dengan tanda garis bawah “_”.

Contoh penamaan konstanta misalnya           MAX,  MAX_DATA, atau

MAX_LEN_DATA.

5        Paket dan Namespace

Paket bertujuan mengorganisir keterhubungan kelas dan mendefinisi-

kan namespace untuk kelas-kelas yang berada di dalamnya. Dalam

upaya memudahkan penggunaan, menghindari konflik nama, dan

mengontrol akses kelas-kelas maupun interface-interface, kita bisa

mengelompokkannya ke dalam suatu paket.

•     Deklarasi Paket

Paket dideklarasikan menggunakan pernyataan     package yang di-

ikuti dengan nama paket dan subpaket (jika ada). Deklarasi paket

sebaiknya dilakukan di bagian paling awal kode program. Contoh

deklarasi paket diperlihatkan seperti berikut:

package com.indodesain.didik;

Dalam implementasinya, nama paket dan subpaket sebenarnya

mencerminkan struktur direktori dengan susunan sesuai penamaan.

Apabila kita tidak menggunakan paket, maka kelas terkait meru-

pakan bagian dari paket default (tanpa nama).

•     Mengakses Member Paket

Kelas-kelas dan interface-interface di dalam paket, atau disebut

member paket, hanya dapat diakses dari luar paket apabila ia dide-

finisikan sebagai     public. Ada dua pendekatan yang bisa kita

gunakan untuk mengakses member paket, yaitu dengan mengacu

nama lengkap dan mengimpor member.

Misalkan di subpaket didik terdapat kelas   Test, maka cara meng-

acunya adalah seperti berikut:

com.indodesain.didik.Test t = new com.indodesain.didik.Test();

Untuk pendekatan kedua, kita terlebih dahulu menuliskan keyword

import yang diikuti nama paket.

import com.indodesain.didik.Test;

// Instantiasi di body kelas

Test t = new Test();

Pada pendekatan kedua, Anda juga diperkenankan mengimpor se-

luruh member yang dinyatakan dengan karakter asterik (*).

import com.indodesain.didik.*;

Walaupun pendekatan acuan dengan nama lengkap terkesan kurang

efektif, namun dalam situasi-situasi tertentu sangat diperlukan. Seba-

gai contoh, pendekatan ini lazim digunakan untuk menghindari kon-

flik ketika mengakses member di beberapa paket dengan nama

sama.

•     Impor Otomatis

Secara otomatis JRE akan mengimpor member yang ada di paket

java.lang, paket default, dan current paket. Oleh karena itu, pada

saat menggunakan member di paket-paket tersebut, kita tidak perlu

melakukan impor secara eksplisit. Sebagai contoh, kita bisa lang-

sung menggunakan kelas String tanpa terlebih dahulu mengimpor

java.lang.String ataupun mengacu nama lengkapnya.

Di Java 5.0, ada fitur baru yang memungkinkan kita untuk meng-

impor dengan tambahan pernyataan     static. Penjelasan mengenai

fitur ini akan kita bahas lebih lanjut setelah mengulas pernyataan

static.

•     Strategi Impor Paket

Seringkali kita melihat program-program Java yang mendeklarasi-

kan pernyataan    import untuk mengakses member paket secara

lengkap. Contohnya seperti berikut:

import java.io.File;

import java.io.FileReader;

import java.net.URL;

Tak jarang pula, kita melihat deklarasi yang menggunakan karakter

asterik. Contohnya seperti berikut:

import java.io.*;

import java.net.*;

import java.util.*;

Sebenarnya, apa kelebihan dan kekurangan masing-masing pen-

dekatan di atas? Apakah pengaksesan member paket dengan nama

lengkap lebih cepat dieksekusi dibanding penggunaan karakter

asterik?

Pada prinsipnya, deklarasi lengkap memang lebih cepat dikompilasi

dibanding pendekatan asterik. Meski demikian, deklarasi lengkap

tidak menawarkan kelebihan ketika program dieksekusi (diinter-

pretasi). Dalam segi efisiensi penulisan, pendekatan asterik tentu

menawarkan kelebihan bagi kita. Selain itu, ketika kita ingin

mengganti penggunaan kelas (misal dalam satu paket), kita tidak

perlu menghapus deklarasi sebelumnya dan mengganti dengan

deklarasi baru.

Meskipun pengaksesan dengan karakter asterik tidak berpengaruh

terhadap eksekusi program, namun bukan berarti pendekatan ini

paling efisien. Setidaknya, kita bisa menggunakan strategi berda-

sarkan kasus yang kita hadapi. Sebagai contoh, jika kita hanya me-

merlukan satu atau dua kelas/interface di satu paket, akan lebih

efisien jika kita mendeklarasikan nama member paket secara leng-

kap. Sebaliknya, jika jumlah kelas atau interface yang kita perlukan

cukup banyak, tentu akan praktis jika kita menggunakan karakter

asterik.

6        Kelas

Kelas merupakan salah satu konsep fundamental pemrograman ber-

orientasi objek. Kelas dapat diilustrasikan sebagai suatu cetak biru

(blueprint) atau prototipe yang digunakan untuk menciptakan objek.

Terkait dengan konsep penting ini, ada beberapa subbahasan yang

akan kita ulas di sini.

•     Definisi Kelas

Definisi kelas terdiri atas dua komponen, yaitu deklarasi kelas dan

body kelas. Deklarasi kelas adalah baris pertama di suatu kelas, dan

minimal mendeklarasikan nama kelas. Sementara itu, body didekla-

rasikan setelah nama kelas dan berada di antara kurung kurawal.

// deklarasi kelas

public class ContohKelas {

  // body kelas

}

Di Java, nama kelas sekaligus merepresentasikan nama file kode

program, dan sifatnya adalah case-sensitive.

•     Konstruktor

Kegunaan utama konstruktor adalah untuk menetapkan status awal

manakala objek diciptakan. Ada beberapa catatan penting yang

harus kita perhatikan dalam pendeklarasian konstruktor. Pertama,

nama konstruktor harus sama dengan nama kelas. Kedua, konstruk-

tor boleh memiliki argumen lebih dari satu atau tidak sama sekali.

Ketiga, konstruktor tidak boleh mengembalikan suatu nilai.

public class ContohKelas {

  // Konstruktor

public ContohKelas() {

}

}

Konstruktor yang tidak memiliki argumen dinamakan sebagai

konstruktor default. Apabila suatu kelas dideklarasikan tanpa adanya

sebuah konstruktor, maka secara implisit Java akan menambahkan

konstruktor default.

•     Access Modifier

Kelas dan interface memiliki batasan akses (access modifier) yang

menyatakan level aksesnya. Apabila kelas dideklarasikan sebagai

public, maka ia dapat diakses dari mana saja. Jika batasan akses

tidak diberikan, kelas tersebut dinamakan    default accessibility, dan

hanya dapat diakses dari dalam paket terkait (tidak termasuk sub-

paket).

Batasan akses lainnya untuk kelas level atas adalah abstract (tidak

dapat diinstantiasi) dan    final (tidak dapat diperluas). Anda tidak

diperkenankan mendeklarasikan kelas level atas sebagai      private

ataupun protected.

•     Kelas Bersarang

Suatu kelas boleh mendeklarasikan kelas baru di dalamnya, atau

biasa disebut  inner class, atau kelas bersarang. Apabila diperlukan,

inner class juga dapat memiliki kelas lagi di dalamnya.

public class ContohKelas {

public class KelasBersarang {

// body kelas KelasBersarang

}

}

Inner class juga dapat dideklarasikan secara lokal, yaitu di dalam

body method. Kelas seperti ini dinamakan local inner class atau local

nested class.

public void test() {

class KelasDiMethod

}

}

// body kelas KelasDiMethod

•     Keyword this dan super

Keyword this dapat digunakan untuk merepresentasikan suatu

current objek dan mengakses variabel-variabel kelas serta method.

public class KelasInduk {

int j;

public void setNilai(int i) {

// this ini mengacu pada objek KelasInduk

this.j = i;

}

}

Keyword super digunakan untuk mengakses member kelas yang

diturunkan (kelas induk).

// KelasAnak memperluas/mewarisi KelasInduk

class KelasAnak extends KelasInduk {

public KelasAnak() {

// Mengakses method di kelas induk

super.setNilai(3);

}

}

7        Method

Seperti halnya kelas, ada dua bagian utama dalam definisi method,

yaitu deklarasi dan body method. Deklarasi method mendefinisikan

semua atribut method, seperti level akses, tipe kembalian (jika ada),

dan argumen-argumen (jika ada).

•     Method main

Method main merupakan method khusus yang berperan sebagai

entry point pada aplikasi. Setiap kelas di suatu aplikasi boleh me-

miliki method   main, namun hanya satu yang ditetapkan untuk di-

eksekusi saat aplikasi dijalankan.

public static void main(String[] args) {

    // isi method main

}

Method main harus didefinisikan sebagai    public, static, tidak

mengembalikan suatu nilai (void), dan memiliki argumen berupa

array string. Apabila interpreter tidak menemukan method     main di

suatu aplikasi, akan muncul pesan kesalahan yang diakibatkan tidak

adanya entry point.

Sebenarnya, Anda juga bisa mendefinisikan method utama dengan

keyword static saja. Pendefinisian seperti ini terlihat tidak men-

cerminkan struktur method seperti pada umumnya.

public class ContohKelas {

static {

System.out.println(“Halo Indonesia”);

System.exit(0);

}

}

Meskipun kode program di atas dapat berjalan seperti yang diha-

rapkan, namun pendekatan tersebut tidak lazim digunakan.

•     Modifier Method

Modifier dari sebuah method dapat terdiri atas nol atau lebih keyword

modifier, seperti   public,                           protected, atau         private. Keberadaan

modifier ini membantu kelas untuk mendefinisikan suatu kontrak,

sehingga client dapat mengetahui layanan-layanan yang ditawarkan

oleh kelas.

Selain beberapa keyword modifier di atas, yang umumnya sudah kita

pahami kegunaannya, ada beberapa modifier lain yang bisa kita

spesifikasikan. Salah satu keyword modifier yang sering digunakan

adalah   static. Modifier ini mengizinkan kita untuk mengakses

method tanpa perlu menginstantiasi kelas yang mendefinisikannya.

Sebagai gantinya, sebelum memanggil method, kita terlebih dahulu

menuliskan nama kelas terkait.

class Test {

public static void sayHello() {

System.out.println(“hello”);

}

public void sayNo() {

System.out.println(“no”);

}

}

public class AksesStatis {

public static void main(String[] args) {

// Akses method statis

Test.sayHello();

        // Error, akses method non-statis

        // Test.sayNo();

        // Harus begini

Test t = new Test();

t.sayNo();

}

}

•     Variabel Lokal

Sebelum variabel lokal dapat digunakan, ia harus diinisialisasi ter-

lebih dahulu. Kondisi ini berbeda dengan variabel kelas, di mana

secara otomatis akan diinisialisasi. Penggunaan variabel lokal yang

tanpa diinisialisasi akan mengakibatkan kesalahan pada saat kom-

pilasi.

•     Overloading Method

Overloading method adalah kemampuan untuk mendefinisikan be-

berapa method di sebuah kelas dengan nama sama. Aturan dasar

overloading adalah jumlah atau tipe argumen harus berbeda. Apabila

jumlah dan tipe argumen sama, maka urutannya harus berbeda.

int Test() {

return 1;

}

int Test(int a) {

return a;

}

int Test(double a, int b) {

return b;

}

int Test(int i, double j) {

return i;

}

// Ini akan error, sudah didefinisikan di method sebelumnya

void Test(int x, double y) {

}

8        Objek

Di pemrograman berorientasi objek, objek adalah entitas dasar saat

runtime. Pada saat kode program dieksekusi, objek berinteraksi satu

sama lain tanpa harus mengetahui detil data atau kodenya. Interaksi

antara objek ini dilakukan menggunakan suatu message. Objek me-

miliki suatu siklus hidup, yaitu diciptakan, dimanipulasi, dan dihan-

curkan.

•     Menciptakan Objek

Objek diciptakan menggunakan operator   new. Dari sisi kelas, lang-

kah ini merupakan instantiasi kelas. Selanjutnya objek yang berhasil

diciptakan tersebut akan diletakkan di memori heap.

ContohKelas ck = new ContohKelas();

Dalam kasus-kasus tertentu, terkadang kita juga dapat menciptakan

objek tanpa harus meng-assign ke variabel. Langkah ini umumnya

dilakukan apabila kita tidak memerlukan referensi ke objek tersebut.

Sebagai contoh, jika kita memiliki method yang menerima argumen

berupa objek ContohKelas, maka dapat kita tuliskan seperti berikut:

getData(new ContohKelas());

•     Memeriksa Tipe Objek

Anda bisa memanfaatkan fungsionalitas operator instanceof untuk

mengetahui tipe suatu objek pada saat runtime. Operator ini akan

mengembalikan nilai     true apabila tipe objek sesuai, sebaliknya

mengembalikan nilai false.

ContohKelas ck = new ContohKelas();

System.out.println(ck instanceof ContohKelas);

// Output: true

Perlu diperhatikan,   instanceof akan selalu mengembalikan nilai

false jika variabel objek diinisialisasi dengan nilai null. Ini karena

nilai null tidak mencerminkan objek apa pun.

ContohKelas ck2 = null;

System.out.println(ck2 instanceof ContohKelas);

// Output: false

Operator instanceof hanya dapat digunakan pada tipe reference

dan objek. Penggunaan operator ini pada tipe primitif akan meng-

akibatkan kesalahan saat kompilasi.

•     Menghapus Objek

Java menggunakan teknik yang dikenal sebagai garbage collection

untuk menghapus objek-objek yang sudah tidak diperlukan. Dengan

demikian, kita tidak perlu khawatir akan terjadinya kebocoran me-

mori. Dalam praktiknya, garbage collector mampu mengidentifikasi

kapan suatu objek dialokasikan dan kapan ia tidak digunakan lagi.

Garbage collector melakukan tugasnya secara tak sinkron berda-

sarkan ketersediaan sumber daya. Normalnya, jika suatu objek

sudah tidak diacu (di-refer), maka ia akan segera dibersihkan. Ter-

lepas dari mekanisme normal ini, kita juga dapat memanggil garbage

collector secara eksplisit menggunakan method statis gc.

System.gc();

Perlu sekali diperhatikan, tidak semua jenis objek akan ditangani oleh

garbage collector. Untuk objek-objek eksternal, seperti file dan database,

sebaiknya kita tangani secara eksplisit.

9        Exception Handling

Eksepsi (exception) adalah suatu even, yang terjadi selama eksekusi

program, yang mengacaukan alir normal instruksi program. Pada

prinsipnya, eksepsi adalah suatu objek, yang diturunkan dari kelas

java.lang.Throwable. Dalam menangani suatu eksepsi, Java

menggunakan mekanisme penanganan eksepsi terstruktur.

•     Menangkap Eksepsi

Ada dua jenis blok kode yang dapat kita gunakan untuk menangani

eksepsi, yaitu try dan catch. Blok try berisi kode yang berpotensi

membangkitkan eksepsi, sedangkan blok    cath merupakan excep-

tion handler-nya.

int i = 10;

int j = 0;

try {

    // Baris berikut akan membangkitkan eksepsi, karena

    // pembagian dengan nol, sehingga perlu ditangkap

int n = i / j;

    // Baris berikut tidak akan dieksekusi

System.out.println(n);

} catch (Exception ex) {

System.out.println(“Eksepsi ditangkap\n” + ex.getMessage());

}

Apabila penanganan eksepsi terdiri atas beberapa blok     catch, se-

baiknya letakkan objek yang paling relevan di blok terdekat.

Langkah ini bertujuan agar eksepsi yang terjadi dapat ditangkap oleh

blok yang sesuai, dan menjadikan kode program mengalir secara

natural.

try {

int n = i / j;

System.out.println(n);

} catch (ArithmeticException ae) {

System.out.println(“ArithmeticException”);

} catch (Exception e) {

System.out.println(“Eksepsi ditangkap”);

}

Penanganan eksepsi juga dapat melibatkan blok finally, yaitu blok

yang akan selalu dieksekusi. Blok ini umumnya sering dimanfaatkan

untuk tahap pembersihan sumber daya karena sifatnya yang selalu

dijalankan.

try {

int n = i / j;

System.out.println(n);

} catch (ArithmeticException ex) {

System.out.println(“ArithmeticException”);

} catch (Exception ex) {

System.out.println(“Eksepsi ditangkap”);

} finally {

System.out.println(“Ini akan selalu dieksekusi”);

}

•     Melempar Eksepsi

Untuk menspesifikasikan eksepsi yang akan diperiksa, kita dapat

memanfaatkan klausa throws.

public static int pembagian(int i, int j)

throws ArithmeticException {

return i/j;

}

Klausa  throws di atas menyatakan bahwa pemanggilan method

pembagian harus dilakukan menggunakan blok try dan catch.

try {

int l = pembagian(2,0);

System.out.println(l);

} catch (ArithmeticException ex) {

ex.printStackTrace();

}

Kita juga dapat menangkap eksepsi secara eksplisit menggunakan

pernyataan throw (perhatikan, jangan keliru dengan throws).

public static int pembagian(int i, int j)

throws ArithmeticException {

if (j == 0) {

throw new ArithmeticException(“Pembagian dengan 0”);

}

return i/j;

}

•     Informasi Eksepsi

Kelas  Throwable mendefinisikan sejumlah method yang dapat

membantu kita untuk mendapatkan informasi-informasi terkait

dengan eksepsi, di antaranya adalah method           getMessage dan

printStackTrace.

Apabila Anda ingin mendapatkan informasi mengenai method atau

nama kelas terkait, gunakan method       getStackTrace dan objek

StackTraceElement.

try {

int l = pembagian(2,0);

System.out.println(l);

} catch (ArithmeticException ex) {

System.out.println(“Nama File: ” +

ex.getStackTrace()[0].getFileName());

System.out.println(“Nama Kelas: ” +

ex.getStackTrace()[0].getClassName());

System.out.println(“Nama Method: ” +

ex.getStackTrace()[0].getMethodName());

System.out.println(“Baris ke-” +

ex.getStackTrace()[0].getLineNumber());

}

10 Fitur Baru Java 5.0

Meskipun Sun Microsystems sudah merilis Java versi 6, namun

rasanya belum terlambat jika kita membicarakan fitur-fitur baru Java

5.0. Secara garis besar, ada tujuh fitur utama yang diperkenalkan

oleh versi dengan nama kode Tiger ini.

•     Tipe Generic

Intuisi dari fitur ini adalah menghasilkan kode yang mudah dideteksi

kesalahannya saat kompilasi. Sebagai contoh, di versi sebelumnya,

ketika kita hanya ingin menampung string di suatu objek, kompiler

tidak akan memprotes meski yang dimasukkan bukanlah string. Kini,

Anda dapat menspesialisasi tipe yang awalnya bersifat general.

// Mendefinisikan list untuk string

List<String> list = new ArrayList<String>();

// Ini dilaksanakan

list.add(“string”);

// Ini akan diprotes kompiler (error)

list.add(123);

•     Tipe Enumerasi

Fitur ini mengizinkan Anda untuk mendeklarasikan tipe enum (enu-

merasi) dengan mudah. Tak hanya itu, fitur ini juga menyediakan

semua keuntungan dari pola Typesafe Enum secara praktis. Dalam

implementasinya, deklarasi dilakukan menggunakan keyword enum.

private static enum NamaHari {

Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu

};

•     Autoboxing/Unboxing

Fitur ini mampu menghilangkan kejenuhan Anda ketika melakukan

konversi antara tipe primitif dan pembungkusnya. Seperti diketahui,

di versi sebelum Java 5.0, kita harus memperlakukan tipe primitif ke

tipe reference (disebut boxing) ketika ingin mengonversi tipe primitif

ke pembungkusnya. Sebaliknya, kita melakukan unboxing ketika

ingin mengonversi tipe reference ke tipe primitif.

// Sebelum Java 5.0

// Konversi primitif ke wrapper (pembungkus)

int i = 3;

Integer box = new Integer(i);

// Konversi wrapper ke primitif

Integer j = new Integer(200);

int unbox = j.intValue();

Sejak Java 5.0, secara otomatis kompiler akan menambahkan kode

yang diperlukan untuk melakukan konversi tipe.

// Autoboxing/unboxing

// Integer auto di-unbox ke int (tipe primitif),

// kemudian hasil penjumlahan di-boxing ke objek Integer

Integer auto = 3 + 2;

•     Anotasi

Fitur ini menyediakan suatu cara untuk menghubungkan metadata

dengan elemen-elemen program. Java 5.0 mendefinisikan tiga jenis

anotasi standard di dalam paket      java.lang, meliputi       Override,

Deprecated, dan SupressWarnings. Contoh penggunaan anotasi

diperlihatkan seperti berikut:

@Override public String toString() {

return “[” + super.toString() + “]”;

}

@Deprecated public static void test() {

System.out.println(“deprecated”);

}

// Mengabaikan warning unchecked

@SuppressWarnings(value={“unchecked”})

public static void testSupress() {

  // Kode yang berpotensi mendapat respon

  // warning unchecked di sini

}

•     Argumen Variabel

Kini Java mendukung argumen array (bukan tipe reference array)

melalui fitur varargs. Untuk menggunakan fitur ini, deklarasi tipe

pada variabel harus diikuti dengan tanda titik sebanyak tiga kali.

public static void TestVarArgs(String s,        int… args) {

System.out.println(“argumen 1= ” + s);

int len = args.length;

    // Ekstraksi argumen

for (int j=0; j<len; j++) {

System.out.println(“argumen ” + (j+2) + “= ” + args[j]);

}

  }

Pada saat method di atas dipanggil, kompiler akan menginter-

pretasikan sebagai TestVarArgs(String   s,   int[] args).

Meskipun varargs dianggap sebagai array, tetapi kode pemanggil

tidak perlu mengirimkan array saat mengisikan argumen.

•     Pernyataan for/in

Di beberapa bahasa lain, Anda tentu tidak asing dengan pernyataan

foreach. Pernyataan seperti ini kini juga dapat kita nikmati di Java

5.0, meskipun namanya bukan foreach.

for (NamaHari h : NamaHari.values()) {

System.out.println(h);

}

Ekspresi dengan huruf tebal di atas bisa kita baca “untuk setiap

NamaHari h di enumerasi NamaHari”. Dari sini terlihat bahwa pen-

dekatan for/in dapat menghilangkan kejenuhan dan kesalahan saat

melakukan iterasi.

•     Impor Static

Penggunaan keyword  import static memungkinkan Anda untuk

mengakses member-member kelas yang sifatnya statis tanpa harus

menyertakan nama paket atau kelas.

// Tanpa impor static

System.out.println(“Halo Indonesia”);

// Impor static, dengan terlebih dahulu menuliskan

//   import static java.lang.System.out;

// di atas deklarasi kelas

out.println(“Halo Indonesia”);

11 Fitur Baru Java 6

Bagian ini akan menguraikan fitur-fitur utama Java 6 secara garis

besar. Dengan demikian, di sini kita tidak akan membahas tentang

implementasi fitur terkait. Di bab-bab selanjutnya, kita akan mem-

bahas penggunaan fitur baru yang relevan dengan topik bab. Sekilas

uraian ini dimaksudkan untuk sekadar memberikan referensi tam-

bahan

•     Utilitas dan Elemen Bahasa

Sebagai paket utama,    java.lang dan        java.util tak luput dari

modifikasi dan penambahan fitur-fitur baru. Fitur baru yang ditam-

bahkan di paket    java.lang antara lain input/output console dan

pemeriksaan string kosong. Di paket java.util, juga ditambahkan

kelas-kelas dan interface-interface baru, di antaranya interface Deque

dan  NavigableMap. Selain itu, paket                       java.lang dan     java.util

juga menambahkan sejumlah method di kelas-kelas dan interface-

interface.

•     AWT dan Swing

Untuk meningkatkan kemampuan AWT dan Swing, Java menam-

bahkan beragam fitur baru. Di paket AWT, terdapat fitur-fitur menarik

seperti splash screen, system tray, modalitas dialog, dan text

antialiasing. Adapun untuk menyediakan dukungan yang lebih baik

pada aplikasi GUI Swing, ditambahkan fitur pengurutan dan penya-

ringan tabel, pencetakan di komponen teks, drag dan drop, serta

objek SwingWorker.

•     JDBC 4.0

Kemampuan akses dan manipulasi data melalui aplikasi-aplikasi

Java kini semakin ditingkatkan dengan dirilisnya JDBC 4.0. Sejum-

lah fitur baru yang diperkenalkan antara lain mekanisme loading

driver, penanganan eksepsi, fungsionalitas BLOB/CLOB, dukungan

karakter nasional, dan anotasi.

•     I/O dan Networking

Meskipun perubahannya tidak terlalu signifikan, fitur dan kemam-

puan paket  java.io serta java.net juga mengalami peningkatan.

Di paket java.io ditambahkan kelas baru bernama Console. Selain

itu, ada sedikit modifikasi dan penambahan di kelas-kelas dan

interface-interface paket java.io. Sementara itu, di paket java.net

ditambahkan sebanyak dua interface dan empat kelas baru.

•     Web Services

Untuk mendukung integrasi web services di edisi standard (J2SE),

Java menambahkan API baru JAX-WS. Sebenarnya, dukungan Java

terhadap web services bukan merupakan hal baru karena sudah di-

implementasikan di edisi enterprise (J2EE).

•     Scripting

Java 6 menambahkan API scripting yang diimplementasikan melalui

paket javax.script. Paket ini terdiri atas kelas-kelas dan interface-

interface yang mendefinisikan engine scripting dan menyediakan

framework untuk penggunaannya di aplikasi-aplikasi Java. API ini

dimaksudkan untuk digunakan oleh pemrogram yang ingin meng-

eksekusi program-program yang ditulis dengan bahasa script di

aplikasi Java.

•     Sekuriti dan Performansi

Java 6 mencoba menyederhanakan tugas administrator sekuriti

dengan menyediakan berbagai pendekatan baru untuk mengakses

layanan sekuriti native, seperti Public Key Infrastructure (PKI) dan

layanan kriptografi di Microsoft Windows,     Java Generic Security

Services (Java GSS) dan layanan Kerberos, dan akses ke server

LDAP untuk autentikasi pengguna.

Untuk memperlihatkan tingkat kematangannya, Java 6 melakukan

evaluasi serta peningkatan performansi secara menyeluruh. Dalam

konteks aplikasi GUI Swing misalnya, keberadaan objek SwingWorker

secara signifikan mampu meningkatkan performa aplikasi.

TIPS DAN TRIK REGISTRY WINDOWS

Tips dan Trik Registry Windows

 

Kamu pake Windows XP ? klo ya, munkin kamunya sering nemu’in masalah yang sama,yaitu proses startup pada Windows XP  lebih lama dibandingkan pada versi Windows sebelumnya.pastinya hal ini lama kelamaan  akan ngebuat kamunya boring,apalagi jika kamunya sedang banyak tugas atau sedang mengistall suatu software yang membutuhkan proses restart.sebenrnya ada trik kecil untuk mempercepat proses startup ini.kamunya hanya memanfaatin program registry editor dari dalam XPnya kamu.

 

Otak-atik regristri dibilang gampang-gampang susah, ya memang gampang. Jadi yang

tidak tahu apa itu registry harus belajar dulu apa fungsinya registry. Yang udah tahu baik itu dikit atau banyak atau sama sekali tidak tahu, ini ada sedikit tip yang bisa anda lakukan kepada komputer anda, bukan komputer orang lain ya… Sebagian besar dari tips ini sudah dicoba dan dahasilnya lumayan, bisa buat nambah kecepatan dan keamanan komputer.

Bagi yang kantong tipis atau malah gak ada kantongnya, bisa menerapkan cara ini. Dari

pada membeli tool kemanan yang harganya bukan mahasiswa bgt….

WARNING

  • Registry adalah penentu cara kerja OS Windows XP, oleh karenanya utak-atik registry berarti mengutak-atik cara kerja Windows XP anda.
  • Agar terhindar dari trouble, sebelum mengutak-atik Registry, ada baiknya melakukan backup terlebih dahulu.
  • Klik tombol Start > Run. Ketik regedit dan tekan Enter setelah berada didalam jendela Run.
  • Didalam Registry Editor, pilih menu File > Export.
  • Setelah Export Registry File muncul, masukkan nama file ke bagian File Name, misalnya backup-registry dan sebagainya. tekan tombol Save.

 

  • Mempercepat proses startup

Pertama kamunya harus ngebuka program registry editor caranya ketik aja  “regedit”dari menu “Start>Run”.Kemudian setelah program registry editor terbuka,masuklah aja ke entry “HKEY_CURRENT_USER>Control panel>Desktop.”setelah itu arahkan mouse pada jendela kanan,klik  ganda pada bagian “Menu-ShowDelay”,ubah nilai “Value data”dengan angka “0”.klik OK, dan tutup Registry Editor,maka pada proses startup brikutnya akan terasa lebih cepat.

 

  • Kurangi Wait Times Service

Akses kembali Regestry Editor seperti langkah sebelumnya,kemudian carilah “HKEY_LOCAL_MACHINE>System>CurrentControlSet>Control”setelah itu carilah “WaitToKillServiceTimeout”klik dua kali kemudian masukan nilai Value Datanya dari 20000 menjadi 1000.

 

  • Auto Kill Task

Tahu nggak see…??Salah satu yang memperlambat proses Shut Down adalah adanya aplikasi yang Hang (tidak responsif) dan meminta input-an user untuk menentukan apakah aplikasi akan tetap ditutup atau tidak.kamunya dapat membuat komputer secara otomatis nge-off’in aplikasi dengan cara ngedit Value Data “AutoAndTask”mejadi “1”opsi ini ada dalam “HKEY_CURRENT_USER>ControlPanel>Desktop”.Dengan ini pula seluruh aplikasi  yang aktif akan dimatikan secara otomatis oleh system.

 

  • Mendisable Service YangTidak Diperlukan

Karena windows ditujukan untuk berbagai user dan tugas,maka window membuat service yang sebenarnya tidak terlalu diperlukan.Service-service berikut ini seringkali memakan resource yang tidak sedikit ,dengan mendisable(me-non-aktif-kan)maka computer qita bisa mendapat sedikit boots karenanya.

Dengan langkah sebagai berikut:

–          Klik start>Run>ketik”services.msc”

–          Double klik yang akan diubah

–          Ubah startup type menjadi “Disable”

Berikut adalah startup yang perlu diubah menjadi Disable:

–          Alerter

–          Clipbook

–          Computer Browser

–          Distributed Link Tracking Client

–          Fast User Switching

–          Help and Support(jika kamu menggunakan windows help,maka langkah ini di-skip aja)

–          Human Interface Access Devices

–          Indexing Services

–          IPSEC Service

–          Messenger

–          Netmeeting Remote Desktop Sharing

–          Portable Meia Serial Number

–          Remote Dekstop Help Session Manager

–          Remote Procedure Call Locator

–          Remote Registry

–          Remote Registry Service

–          Scondary Logon

–          Routing & Remote Access

–          Server

–          Telnet

–          TCP/IP NetBIOS Helper

–          Upload Manager

–          Universal Plug and Play Device Host

–          Wireless Zero Configuration(jangan di disable jika anda menggunakan Wireless)

–          Workstations

 

  • Mematikan nVIDIA Driver Helper Service

Untuk kamu-kamu yang punya Vidio card dengan cipset nVIDIA terkadang pada saat computer melakukan proses shut down terdapat sedikit delay atau jeda karena helper service yang dilakukan oleh cipset nVIDIA.Oleh karena itu,kamunya harus mematikanya dengan cara ngebuka “Run”ketik”msconfig”pilih services,kemudian centang aja Hide All Microsoft Service,matikan nVIDIA Driver Helper Service.

 

  • Shortcut Shut Down

Eboy kasi kamu satu cara yang cepat untuk nge-off’in computer tanpa melalui start menu.kamunya bisa nyedia’in shortcut khusus pada layer desktop bila ingin mematikan computer dengan cepat.Caranya nggak susah koq caranya:

–          klik kanan pada layar desktop

–          pilih new

–          shortcut

–          setelah itu create shortcut dengan memasukan “SHUTDOWN –s –t 01”(SHUTDOWN(spasi)-s(spasi)-t(spasi)01)

–          tekan tombol NEXT

–          masukan nama shortcut tersebut(anda dapat menamakan shortcut ini dengan keinginan anda)

–          udah itu pilih FINISH n’ jadi dech……

 

  • Mempercepat Update Registry

Tekan tombol Start > Log Off > Log Off.

 

  • Mengganti Wallpaper

HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop

Klik ganda pada wallpaper dan masukkan path gambar yang diinginkan pada Value Data.

  • Mengganti Nama Recycle Bin

HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}

Klik ganda pada option (Default value) dan beri nama baru sesuai yang diinginkan pada Value Data.

  • Memunculkan Rename Pada Recycle Bin

HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}/ShellFolder

Klik ganda pada Attributes > Edit Binary Value. Pada Value Data, ganti angka tersebut menjadi 0000 50 01 00 20.

  • Menyembunyikan Recycle Bin

HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Desktop/NameSpace Hapus subkey {645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}, kemudian Restart computer untuk melihat hasilnya. Untuk memunculkannya kembali, buat kembali kombinasi angka{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}.

  • Menambah Isi Shortcut Menu Pada Recycle Bin

HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08  00AA002F954E}/ShellFolder

Klik ganda Attributes dan ganti angka di Value Data dengan angka berikut ini:

0000 50 01 00 20 > Rename

0000 60 01 00 20 > Delete

0000 70 01 00 20 > Rename & Delete

0000 41 01 00 20 > Copy

0000 42 01 00 20 > Cut

0000 43 01 00 20 > Copy & Cut

0000 44 01 00 20 > Paste

0000 45 01 00 20 > Copy & Paste

0000 46 01 00 20 > Cut & Paste

0000 47 01 00 20 > Cut, Copy & Paste

  • Menambah Isi Shortcut Menu Pada Recycle Bin Dengan Menu Pilihan

HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}/Shell

Klik menu Edit > New > Key dan beri nama yang diinginkan (Misalnya: Go To Windows Explorer).

Dibawah key yang baru tersebut, tekan lagi menu Edit > New > Key dan buat sebuah key baru bernama Command. Klik ganda option (Default), dan pada bagian Value Data, isi dengan path Windows Explorer ( C:\WINDOWS\Explorer.exe).

  • Mengembalikan Folder Documents Yang Hilang Di My Computer

HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/DocFolderPaths Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama sesuai dengan username yang digunakan di Windows (contohnya: Chippers) Klik ganda pada value tersebut dan masukkan path tempat dimana Documents anda berada (contohnya D:\Documents)

  • Menyingkirkan File Stored Dari My Computer

HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/MyComputer/NameSpace/DelegateFolders Hapus subkey {59031a47-3f72-44a7-89c5-5595fe6b30ee} denganmenekan tombol Del.

  • Menyembunyikan My Recent Documents

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoRecentDocsMenu. Kemudian klik ganda pada DWORD Value tersebut, dan berikan angka 1 untuk mengaktifkannya.

  • Menyembunyikan Menu Find

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoFind. Kemudian klik ganda pada DWORD Value tersebut dan berikan angka 1 untuk mengaktifkannya.Restart komputer.

  • Menyembunyikan Help And Support

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer Buatlah sebuah DWORD Value baru – Menu Edit > New > DWORD Value, dan beri nama NoSMHelp. Kemudian klik ganda pada NoSMHelp dan isi dengan angka 1 pada Value Data. Restart komputer.

  • Menyembunyikan Menu Run

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRun. Klik ganda dan masukkan angka 1 sebagai Value Data.

  • Menyembunyikan Menu Run Dari Start Menu (2)

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced Cari value bernama Start_ShowRun, klik ganda dan masukkan angka 0 pada bagian Value Data.

  • Restart dgn Cepat !!

Pada key :

HKEY_LOCAL_MACHINE | Software | Microsoft | Windoes NT | Current Version | Winlogon Tambahkan string value EnableQuickReboot dan isi defautnya dengan 1

  • Menyembunyikan Log Off

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer Klik menu Edit > New > Binary Value dan beri nama NoLogOff. Klik ganda pada NoLogOff dan masukkan angka 01 00 00 00 pada bagian Value Data.

  • Menyembunyikan Menu Turn Off Computer

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoClose. Klik ganda NoClose dan beri angka 1 pada Value Data.

  • Cleartype Pada Logon Screen

HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop Klik ganda FontSmoothingType dan masukkan angka 2 pada Value Data.

  • Membuat Tampilan Berbeda Pada Jendela Logon

HKEY_USERS/.DEFAULT/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/ThemeManager Klik ganda ColorName dan masukkan teks Metallic pada Value Data.

  • Menampilkan Administrator Di Welcome Screen

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\SpecialAccounts\UserList Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama Administrator. Klik ganda Administrator dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Login Otomatis

HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows NT/CurrentVersion/Winlogon

Klik ganda AltDefaultUserName dan masukkan username account yang dipilih.

Klik ganda AutoAdminLogon dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DefaultPassword.

Klik ganda DefaultPassword dan masukkan password account yang dipilih pada Value Data.

  • Menyembunyikan Ikon Printer & Faxes dari Start Menu

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced Cari value bernama Start_ShowPrinters dan berikan angka 0 pada Value Data.

  • Menyembunyikan Control Panel Dari Start Menu

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced Cari value bernama Start_ShowControlPanel dan klik ganda pada bagian tersebut. Masukkan angka 0 pada Value Data.

  • Menyembunyikan Menu My Pictures Dari Start Menu

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced Klik ganda pada Start_ShowMyPics dan masukkan angka 0 pada bagian Value Data.

  • Memunculkan Menu Administrative Tools

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced Klik ganda pada StartMenuAdminTools dan berikan angka 1 pada Value Data.

  • Memperkecil Ikon Start Menu

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced Klik ganda pada Start_LargeMFUIcons dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menghilangkan Username Pada Start Menu

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer Pilih Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoUserNameInStartMenu.

Klik ganda NoUserNameInStartMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Mencegah Perubahan Menu Start

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoChangeStartMenu.

Klik ganda NoChangeStartMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menyembunyikan My Recent Documents

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced Klik ganda pada Start_ShowRecentDocs dan masukkan angka 0 pada Value Data.

  • Mengubah Nama Default Shortcut Penting Di Desktop

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/CLSID

Klik ganda pada default value pada masing-masing subkey dibawah ini:

My Network Places:

{208D2C60-3AEA-1069-A2D7-08002B30309D}

My Computer:

{20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D}

My Documents:

{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}

Recycle Bin:

{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}

Default IE Icon:

{871C5380-42A0-1069-A2EA-08002B30309D}

masukkan nama-nama unik sebagai pengganti nama defaultnya.

  • Menyembunyikan Ikon Di Desktop

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advancd Klik ganda pada HideIcons dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Membersihkan Semua Ikon Pada Desktop

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDesktop.

Klik ganda pada NoDesktop dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Membuat Desktop Lebih Stabil

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DesktopProcess.

Klik ganda DesktopProcess dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menghapus Daftar Program Dalam Menu Run

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/RunMRU Di jendela sebelah kanan, akan terlihat deretan software-software (ditandai secara alphabet a, b, c, d, dan seterusnya). Untuk menghapusnya, cukup dengan memilih salah satu (atau semua) nama program yang ada dan tekan tombol Del. Jika muncul jendela konfirmasi untuk penghapusan data, tekan Yes.

  • Membersihkan Recent Documents

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRecentDocsHistory.

Klik ganda pada NoRecentDocsHistory dan masukkan angka 1 pada bagian Value Data.

  • Menghilangkan Info Tip Pada Ikon Folders Di Desktop

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced Klik ganda pada FolderContentsInfoTip dengan angka 0.

  • Mengunci Taskbar

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced Klik ganda pada TaskBarSizeMove dan masukkan angka 0 pada Value Data.

  • Menghapus Past Items Icons Pada Taskbar

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\TrayNotify Hapus IconStreams dan PastIconsStream, kemudian buka Task Manager, pada Tab Processes klik kanan pada explorer.exe dan pilih End Process. Klik menu File > New Task (Run) dan ketikan kembali explorer dan tekan OK.

  • Menyembunyikan System Tray

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer Jika key Explorer belum ada buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoTrayItemsDisplay. Klik ganda NoTrayItemsDisplay dan masukkan angka 1 pada Value Data. Untuk mengembalikan System Tray masukkan angka 0 pada Value Data.

  • Menonaktifkan Klik-kanan Pada Desktop

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoViewContextMenu. Klik ganda pada NoViewContextMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Mengubah Waktu Delay Ketika Membuka Menu

HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop

Klik ganda pada MenuShowDelay dan ubah angka milidetik yang semula 400 menjadi angka lain.Semakin kecil semakin cepat.

  • Mengatur Ukuran Ikon Di Desktop Dan Start Menu

HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop/WindowMetrics

Klik ganda pada Shell Icon Size dan ubah angka 32 menjadi angka lainnya, misalnya 10.

  • Mengganti Warna Windows

HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Colors

Klik ganda Window dan masukkan kombinasi warna RGB (gunakan Adobe PhotoShop untuk menemukan kombinasi warna yang sesuai).

  • Mengganti Warna Teks Dalam Windows

HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Colors

Klik ganda WindowText dan masukkan kombinasi warna RGB.

  • Menghilangkan Tab Screen Saver

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/SystemHKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/System Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDispScrSavPage. Klik ganda NoDispScrSavPage dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Mengganti Screen Saver Lewat Registry

HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop

Klik ganda SCRNSAVE.EXE kemudian masukkan path tempat file Screen Saver yang diinginkan.Contoh: C:\WINDOWS\ScreenSaver.scr

  • Menonaktifkan Default Screen Saver

HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop

Klik ganda ScreenSaveActive dan masukkan angka 0 pada Value Data.

Untuk mengembalikannya masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menghilangkan Tanda Anak Panah Pada Ikon Shortcut

HKEY_CLASSES_ROOT/Inkfile HKEY_CLASSES_ROOT/piffile

Ubah nama IsShortcut menjadi IsShortcuts.

  • Mengubah Style Wallpaper

HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop

Klik ganda pada WallpaperStyle dan masukkan angka sebagai berikut di Value Data:

1 > Center

2 > Stretch

3 > Tile

  • Menonaktifkan Peringatan Low Disk Space

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies\Explorer Buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoLowDiskSpaceChecks. Klik ganda NoLowDiskSpaceChecks dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menonaktifkan Menu Properties My Computer

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Ex      plorer Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoPropertiesMyComputer.

Klik ganda NoPropertiesMyComputer dan masukkan angka 1 pada Value Data.

HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoPropertiesMyComputer. Klik ganda NoPropertiesMyComputer dan masukkan angka 1 pada Value Data. Jika key Explorer tidak ada, buat yang baru dengan mengklik menu Edit > New > Key dan beri nama Explorer.

  • Mengubah Ukuran CoolSwitch

(Coba Tekan Alt+Tab, itulah yang disebut dengan CoolSwitch)

HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop

HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop

Klik CoolSwitchColumns dan aturlah seberapa panjang CoolSwitch ini akan ditampilkan dengan memasukkan angka yang diinginkan pada Value Data. Kemudian klik CoolSwitchRows dan lakukan hal yang serupa.

  • Menonaktifkan Fungsi CoolSwitch

HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop

HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop

Klik ganda pada CoolSwitch dan masukkan angka 0.

  • Menonaktifkan Animasi Pada Windows XP

HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop/WindowMetrics

Klik ganda pada MinAnimate dan masukkan angka 1 untuk menonaktifkan, dan 0 untuk mengaktifkannya kembali.

  • Mengubah Tombol Kiri Menjadi Tombol Kanan Pada Mouse

HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Mouse Klik ganda pada SwapMouseButtons dan beri angka 1 pada Value Data.

  • Mengubah Gulungan Baris Pada Scroll Mouse

HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop

Klik ganda WheelScrollLines masukkan angka yang diinginkan (sesuai dengan baris yang hendak digulung) pada Value Data.

  • Menyembunyikan System Properties Pada Control Panel

HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/don’t load Buatlah sebuah String Value baru dan beri nama sysdm.cpl. Klik ganda sysdm.cpl dan masukkan input Yes pada bagian Value Data.

  • Menonaktifkan Display Properties

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies

Pada bagian subkey Policies, buat sebuah key baru dengan cara Edit > New > Key dan beri nama System. Kemudian di subkey System, buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDispCPL. Klik ganda NoDispCPL dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Mengatur Kecepatan Repeat Rate Keyboard

HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Keyboard

Klik ganda KeyboardSpeed dan masukkan nilai yang diinginkan. Semakin tinggi angkanya,semakin cepat pula Repeat Rate-nya.

  • Teks Bergaris Bawah Pada Notepad

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Notepad

Klik ganda lfUnderline dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Mode Word Wrap Pada Notepad

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Notepad

Klik ganda fWrap dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Status Bar Pada Notepad

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Notepad

Klik ganda StatusBar dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • DVD Di Windows Media Player

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/MediaPlayer/Player/Settings

Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama DVDUI. Klik ganda DVDUI  dan masukkan teks Yes pada Value Data.

  • Menambah Identitas Windows Media Player

HKEY_CURRENT_USER/Software/Policies/Microsoft

HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Policies/Microsoft/Windows

Klik Edit > New > Key dan beri nama WindowsMediaPlayer.

Klik Edit > New > String Value dan beri nama TitleBar.

Klik ganda TitleBar dan masukkan teks yang diinginkan pada Value Data.

  • Mengubah Tombol Stop Menjadi Tombol Play Pada Windows Media Player

HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/MediaPlayer/Objects/StopButton Klik ganda onclick dan masukkan teks player.controls.play() pada Value Data.

  • Memilih Pemutar CD Audio Default

HKEY_CLASSES_ROOT/AudioCD/Shell/Play/Command

Klik ganda (Default) dan masukkan path software yang anda inginkan sebagai pemutar CD Audio secara default. Misalnya: C:\Program Files\Windows Media Player\wmplayer.exe

  • Mengembalikan Akses Ke CD-ROM

Setelah menguninstall sebuah program pembakar CD, adakalanya CD-ROM tidak bisa lagi

diakses, solusinya:

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Class\{4D36E965-E325-11CE-BFC1-

08002BE10318}

Hapus subkey LowerFilters dan UpperFilters dengan menekan tombol Del.

  • Memperkecil Ukuran Thumbnail Untuk Windows Explorer

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer

Pilih menu Edit > New > Binary Value dan beri nama ThumbnailSize.

Klik ganda ThumbnailSize dan masukkan angka 20 pada Value Data.

Membuat Shortcut Menu Pribadi Di Windows Explorer

HKEY_CLASSES_ROOT/Drive/Shell

Pilih Edit > New > Key dan beri nama Winamp sebagai contohnya.

Klik ganda option (Default) disisi kanan registry editor dan masukkan teks Winamp.

Klik subkey Winamp dan pilih menu Edit > New > Key dan beri nama Command.

Klik ganda option (Default) dan masukkan path C:\Program Files\Winamp\Winamp.exe pada

Value Data.

  • Enkripsi Melalui Menu Konteks

HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama EncryptionContextMenu.

Klik ganda EncryptionContextMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Mengganti Ikon Pada Drives

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer

Jika belum ada, pilih Edit > New > Key dan beri nama sesuai dengan drive yang diinginkan

[contohnya: C untuk drive C:] Pada value tersebut, buat sebuah Key baru lagi dan beri nama

DefaultIcon.

Klik ganda option (Default) dan masukkan path tempat ikon berada (contohnya: D:\Documents\C

Drive Icon.ico)

  • Menyembunyikan Drive

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer

Pilih Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoDrives.

Klik ganda NoDrives dan tentukan drive mana yang ingin dihilangkan pada Value Data.

Contoh: jika ingin menghilangkan drive E:, masukkan angka 16 pada Value Data.

Kombinasi angka pada Value Data adalah sebagai berikut:

A: > 1

B: > 2

C: > 4

D: > 8

E: > 16

F: > 32

G: > 64

H: > 128

I: > 256

J: > 512

K: > 1024

L: > 2048

M: > 4096

Semua: > 67108863

  • Membuat Tip Of The Day Windows Explorer

Untuk mengaktifkannya buka Windows Explorer kemudian pilih menu View > Explorer Bar > Tip

of the Day.

HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Tips

Di jendela sebelah kanan akan terlihat deretan tip-tip yang tersimpan dalam value 0 – 49.

Dua hal yang bisa dilakukan adalah mengganti tip-tip yang dengan klik ganda masing-masing

value dengan teks yang diinginkan.

Kedua adalah menambah tip-tip baru dimulai dengan urutan setelah value 49 (misalnya 50 dst.).

Pilih Edit > New > String Value dan beri nama berbentuk angka yang melanjutkan angka terakhir

pada tip (misalnya 50 dst.).

Klik ganda pada value yang baru tersebut dan isikan dengan teks yang diinginkan pada Value

Data.

  • Menyembunyikan Advanced Settings Pada Folder Options Windows Explorer

HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer

Dibawah key Explorer akan ditemukan subkey bernama Advanced. Klik kanan dan pilih Rename.

Ubah nama Advanced menjadi Advancedx.

  • Kode Curang Bermain Game Hearts

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Applets

Klik menu Edit > New > Key dan beri nama Hearts.

Klik menu Edit > New > String Value dan beri nama ZB dan isikan angka 42 pada Value Data.

Buka game Hearts pada Start Menu > All Programs > Games. Setelah memasukkan nama

pemain, tekan kombinasi tombol berikut:

Ctrl+Shift+Alt+F12 dan semua kartu akan terbuka.

  • Membersihkan Sampah Registry

HKEY_CLASSES_ROOT/Application

HKEY_CURRENT_USER/Software

HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE

Pilih salah satu subkey yang merupakan nama software yang ingin dihapus, kemudian tekan

tombol Del.

  • Membersihkan Sampah Uninstall

HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Uninstall

Hapus subkey yang memiliki nama yang sama dengan software yang telah di-uninstall.

  • Menghapus Daftar Program Yang Tidak Diinginkan

Dari Add/Remove Programs

HKEY_LOCAL_MACHINE\ SOFTWARE\ Microsoft\ Windows\ CurrentVersion\ Uninstall

Hapus subkey yang berisikan program yang tidak diinginkan dengan menekan tombol Del.

  • Menjalankan Program Saat StartUp

HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Run

Pilih menu Edit > New > String Value dengan nama Winamp misalnya.

Klik ganda pada value tersebut dan masukkan path tempat program tersebut terinstall

(C:\Program Files\Winamp\Winamp.exe).

  • Menghapus StartUp Items Di MSCONFIG

Klik Start > Run > ketik msconfig, kemudian klik pada tab startup, hilangkan tanda centang pada

program yang ingin dihapus dari daftar startup.

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Run

HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Run

Hapus subkey yang berisikan program-program yang tidak diinginkan dengan menekan tombol

Del.

  • Mempercepat Proses Shutdown Windows XP

HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentControlSet/Control

Klik ganda WaitToKillServiceTimeout dan ubah nilainya menjadi lebih rendah dari 2000.

  • Mengganti AM Dan PM Menjadi Pagi Dan Sore

HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/International

Klik ganda s1159 dan ubah teks AM dengan PAGI.

klik ganda s2359 dan ubah teks PM dengan SORE.

  • Menonaktifkan Fungsi AutoRun

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer Klik ganda NoDriveTypeAutoRun dan masukkan angka 95 pada Value Data.

  • Mematikan Secara Otomatis Program Not Responding

HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop

Klik ganda AutoEndTasks dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Memunculkan Option My Computer Yang Tersembunyi

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Internet Settings/Zones/0

Klik ganda Flags kemudian ganti menjadi Decimal dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menonaktifkan Fungsi New Window Di Internet Explorer

HKEY_CURRENT_USER/Software/Policies/Microsoft/Internet Explorer/Restrictions

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoOpeninNewWnd.

Klik ganda NoOpeninNewWnd dan masukkan 1 pada Value Data.

  • Mengganti Background Toolbar Internet Explorer

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Internet Explorer/Toolbar

Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama BackBitmap.

Klik ganda BackBitmap dan isikan dengan path tempat gambar bitmap (.bmp) yang akan menjadi

background toolbar berada pada Value Data.

Contohnya: C:\WINDOWS\Wallpaper.bmp

  • Mengganti Versi Internet Explorer

Untuk mengetahui versi Internet Explorer yang dimiliki: Help > About Internet Explorer pada

browser Internet Explorer.

HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Internet Explorer

Klik ganda Version dan masukkan angka yang diinginkan pada Value Data.

  • Mengecek ProductID Internet Explorer

HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Internet Explorer/Registration

Lihat ProductID pada key ProductId, pada value tersebut akan tercatat berapa ProductID

Internet Explorer yang digunakan.

  • Mode Full Screen Pada Internet Explorer

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Internet Explorer/Main

Klik ganda FullScreen dan masukkan teks Yes pada Value Data.

  • Mengganti Title Internet Explorer

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Internet Explorer/Main

Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama Window Title.

Klik ganda Window Title dan masukkan teks yang diinginkan pada Value Data.

  • Membersihkan Daftar URL Pada Internet Explorer

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Internet Explorer/TypedURLs

Hapus value url1, url2 dan seterusnya dengan menekan tombol Del.

  • Menyembunyikan Tombol Go Pada Internet Explorer

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Internet Explorer/Main

Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama ShowGoButton.

Klik ganda ShowGoButton dan masukkan angka 0 pada Value Data.

  • Mengganti Nama Ikon Internet Explorer

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\CLSID\{871C5380-

42A0-1069-A2EA-08002B30309D} Klik ganda pada value (Default) disamping kanan, masukkan

teks yang diinginkan pada Value Data.

  • Menambahkan Domain .Gov Pada Pencarian Website

HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Internet Explorer/Main/UrlTemplate

Pilih Edit > New > String Value dan beri nama dengan angka yang merupakan kelanjutan dari

angka-angka yang sudah ada.

Klik ganda pada value tersebut dan ketik %s.gov pada Value Data.

  • Tweaking Memory Pada Windows XP

HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentControlSet/Control/Session Manager/Memory

Management

Klik ganda pada DisablePagingExecutive dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Apabila diaktifkan,Windows tidak akan melakukan paging file ke dalam hard disk. Sistem operasi

dan program-program menjadi lebih responsif. Disarankan untuk komputer yang memiliki memori

lebih dari 128MB.

Klik ganda pada LargeSystemCache dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Jika diaktifkan, sistem akan mengalokasikan seluruh memori (kecuali 4 MB untuk disk caching)

untuk file caching. Komputer akan melakukan caching kernel XP di dalam memory sehingga

Windows XP dapat berjalan lebih cepat.

  • Unload .dll Untuk Mempercepat Akses Memori

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer

Pilih menu Edit > New > Key dan beri nama AlwaysUnloadDLL.

Pada option Default Value masukkan angka 1.

  • Menghapus Pagefile Saat Shut Down

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Memory

Management Klik ganda ClearPageFileAtShutdown dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Memindahkan Pagefile

HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentControlSet/Control/Session Manager/Memory

Management

Klik ganda PagingFiles kemudian ganti path ke lokasi baru yang diinginkan.

Misalnya: D:\pagefile.sys 1024 1024

  • Mengembalikan Fungsi Search Kedalam Tampilan Lama

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/CabinetState

Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama UseSearchAsst.

Klik ganda UseSearchAsst dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menyembunyikan Device Manager

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies

Pilih menu Edit > New > Key dan beri nama System.

Di subkey System buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDevMgrPage.

Klik ganda NoDevMgrPage dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Mengoptimalkan Hard Disk Disaat Komputer Dalam Keadaan Idle

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\OptimalLayout

Buatlah sebuah DWORD Value Baru dan beri nama EnableAutoLayout.

Klik ganda EnableAutoLayout dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menghilangkan Opsi Run As Pada Menu Konteks

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer

Buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama HideRunAsVerb.

Klik ganda HideRunAsVerb dan masukkan angka 0 pada Value Data.

  • Menonaktifkan Windows XP Tour

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Applets\Tour

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Applets\Tour

Buatlah sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama RunCount.

Klik ganda RunCount dan masukkan angka 0 pada Value Data.

  • Menyimpan Perubahan Pada Konfigurasi Notepad

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Notepad

Buatlah masing-masing DWORD Value baru dan beri nama fSavePageSettings dan

fSaveWindowPositions.

Klik ganda pada fSavePageSettings dan fSaveWindowPositions dan masukkan angka 1 pada

masing-masing Value Data.

  • Informasi Terperinci Di Device Manager

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Environment

Buatlah sebuah String Value baru atau ubah String Value yang telah ada yang bernama

DEVMGR_SHOW_DETAILS.

Klik ganda DEVMGR_SHOW_DETAILS dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menunjukkan Semua Hidden Devices Pada Device Manager

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Environment

Buatlah sebuah String Value baru dan beri nama DEVMGR_SHOW_NONPRESENT_DEVICES.

Klik ganda DEVMGR_SHOW_NONPRESENT_DEVICES dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menonaktifkan Task Manager

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\System

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\System

Buatlah DWORD Value baru dan beri nama DisableTaskMgr.

Klik ganda DisableTaskMgr dan masukkan 1 pada Value Data.

  • Menggunakan Smooth Scrolling Di Internet Explorer

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main

Jika belum ada, buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama SmoothScroll.

Klik ganda SmoothScroll dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menonaktifkan Image Preview Menggunakan Windows Picture & Fax Viewer

HKEY_CLASSES_ROOT\SystemFileAssociations\image\She

llEx\ContextMenuHandlers\ShellImagePreview

Klik ganda pada value Default dan kosongkan nilainya (hapus {e84fda7c-1d6a-45f6-b725-

cb260c236066})

  • Mengubah Setting Thumbnail

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer

Jika belum ada, buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama ThumbnailSize dan

ThumbnailQuality.

Klik ganda ThumbnailSize dan masukkan nilai yang diinginkan sesuai dengan ukuran dalam

piksel.

Klik ganda ThumbnailQuality dan masukkan nilai yang diinginkan sesuai dengan persentasi

kualitasnya (50% – 100%).

  • Menonaktifkan Cache Pada Thumbnail

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DisableThumbnailCache.

Klik ganda DisableThumbnailCache dan masukkan 1 pada Value Data.

  • Mengubah Warna Pada File Yang Terenkripsi

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer

Buat sebuah Binary Value baru dan beri nama AltEncryptionColor.

Klik ganda AltEncryptionColor dan masukkan input warna RGB yang diinginkan.

Hints: RR GG BB 00 (Default 00 80 40 00)

  • Mengubah Warna Pada File Dan Folder Terkompresi

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer

Buat sebuah Binary Value baru jika belum tersedia dan beri nama AltColor.

Klik ganda AltColor dan masukkan input warna RGB yang diinginkan.

Hints: RR GG BB 00 (Default 00 00 ff 00)

Note: Untuk mengaktifkan fitur ini pada Folder Options beri tanda centang Show encrypted or

compressed NTFS in color.

  • Warna Alternatif Pada File Terkompresi

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama ShowCompColor.

Klik ganda ShowCompColor dan masukkan 1 pada Value Data.

  • Menonaktifkan Web Content Di Explorer Dan Desktop

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama ClassicShell.

Klik ganda ClassicShell dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menyingkirkan My Computer Dari Desktop Dan Start Menu

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\NonEnum

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\NonEnum

Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama {20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-

08002B30309D}.

Klik ganda {20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D} dan masukkan 1 pada Value Data.

  • Memilih Ikon Desktop Yang Pertama

HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama SortOrderIndex.

Klik ganda SortOrderIndex dan masukkan nilai berikut pada Value Data sebagai pilihan:

48 > My Documents

54 > My Computer

  • Menunjukkan Versi Windows Di Desktop

HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop

Buatlah sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama PaintDesktopVersion.

Klik ganda PaintDesktopVersion dan masukkan 1 pada Value Data.

  • Menunjukkan Pop-up Descriptions Di Explorer Dan Item Dekstop

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced

Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama ShowInfoTip.

Klik ganda ShowInfoTip dan masukkan 1 pada Value Data.

  • Menonaktifkan Desktop Cleanup Wizard

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre

ntVersion\Explorer\Desktop\CleanupWiz

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRun.

Klik ganda NoRun dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menyembunyikan Ikon Internet Explorer

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoInternetIcon.

Klik ganda NoInternetIcon dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menyingkirkan My Documents Dari Desktop

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre

ntVersion\Explorer\CLSID\{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}\ShellFolder

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr

entVersion\Explorer\CLSID\{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}\ShellFolder

Ubah nilai dalam key Attributes menjadi 0xf0500174. Tekan F5 untuk melihat hasilnya.

  • Menghapus Langsung Tanpa Menggunakan Recycle Bin

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRecycleFiles.

Klik ganda NoRecycleFiles dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menonaktifkan Recycle Bin

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer\BitBucket

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NukeOnDelete.

Klik ganda NukeOnDelete dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Mengaktifkan Advanced File System And Sharing Security

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Lsa

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama ForceGuest.

Klik ganda ForceGuest dan masukkan 0 pada Value Data.

  • Menonaktifkan NTFS Last Access Time Stamp

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\FileSystem

Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama NtfsDisableLastAccessUpdate.

Klik ganda NtfsDisableLastAccessUpdate dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menonaktifkan 8.3 Name Creation (NTFS)

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\FileSystem

Buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NtfsDisable8dot3NameCreation.

Klik ganda NtfsDisable8dot3NameCreation dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Mengaktifkan Dukungan 48-bit LBA Untuk Harddisk Berkapasitas Besar

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Atapi\Parameters

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama EnableBigLba.

Klik ganda EnableBigLba dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Note: Hanya untuk pengguna Windows XP sebelum SP1.

  • Menonaktifkan Fungsi CD Burning

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer

Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoCDBurning.

Klik ganda NoCDBurning dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Mengubah Jendela Logon

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama LogonType.

Klik ganda LogonType dan masukkan value sebagai berikut pada Value Data:

0 > Classic Mode

1 > Welcome Screen

  • Mengaktifkan Fast User Switching

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon

Buat sebuah DWORD Value dan beri nama AllowMultipleTSSessions.

Klik ganda AllowMultipleTSSessions dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Mengaktifkan Monitor Power-off Di Jendela Logon

HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop

Klik ganda PowerOffActive dan ScreenSaveActive dan masukkan angka 1 pada masing-masing

Value Data.

Klik ganda SCRNSAVE.EXE masukkan teks (None) pada Value Data.

HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\PowerCfg

Klik ganda CurrentPowerPolicy dan masukkan angka 0 pada Value Data.

  • Menonaktifkan Passport Balloon Reminder

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\MessengerServ ice

Buat sebuah Binary Value baru dan beri nama PassportBalloon.

Klik ganda PassportBalloon dan masukkan input 0a 00 00 00 pada Value Data.

  • Mengubah Wallpaper Di Jendela Logon

HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop

Ubah nilai key Wallpaper dan masukkan path tempat lokasi file bitmap (.bmp) yang diinginkan.

(contoh: D:/Documents/Wallpaper.bmp)

  • Membatasi Jumlah Login Otomatis

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama AutoLogonCount.

Klik ganda AutoLogonCount dan masukkan angka sesuai dengan batasan jumlah login yang

diinginkan.

  • Kotak Dialog Sebelum Logon

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon

Klik ganda LegalNoticeCaption dan masukkan input teks judul yang diinginkan (contoh:

WARNING).

Klik ganda LegalNoticeText dan masukkan input teks yang diinginkan (contoh: Do Not Attempt to

Logon to this system unless you are an authorized user).

  • Kustomisasi Windows Logon Dan Judul Dialog Keamanan

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon

Buat sebuah String Value baru dan beri nama Welcome.

Klik ganda Welcome dan masukkan input teks yang diinginkan.

  • Memaksa penggunaan Login Otomatis

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon

Buat sebuah String Value baru dan beri nama ForceAutoLogon.

Klik ganda ForceAutoLogon dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menonaktifkan Login Otomatis Lewat Penggunaan Tombol Shift

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon

Buat sebuah String Value baru dan beri nama IgnoreShiftOverride.

Klik ganda IgnoreShiftOverride dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menyembunyikan Usernames Dari Jendela Logon

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows

NT\CurrentVersion\Winlogon\SpecialAccounts\UserLis t

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama sesuai dengan username yang diinginkan.

Klik ganda pada value tersebut dan masukkan angka 0 pada Value Data.

  • Mengaktifkan Start Menu Scrolling

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer\Advanced

Buat sebuah String Value baru dan beri nama StartMenuScrollPrograms.

Klik ganda StartMenuScrollPrograms dan masukkan input Yes pada Value Data.

  • Melenyapkan Opsi Undock Computer Dari Start Menu

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoStartMenuEjectPC.

Klik ganda NoStartMenuEjectPC dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menyoroti Program-Program Baru Di Start Menu

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced

Buat sebuah DWORD Value jika belum ada dan beri nama Start_NotifyNewApps.

Klik ganda Start_NotifyNewApps dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Modifikasi Start Menu Folders

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced

Buat beberapa DWORD Value jika belum tersedia dan beri nama antara lain

Start_ShowControlPanel, Start_ShowMyComputer, Start_ShowMyDocs, Start_ShowMyMusic,

Start_ShowMyPics dan Start_ShowNetConn.

Start_ShowControlPanel – Control Panel

Start_ShowMyComputer – My Computer

Start_ShowMyDocs – My Documents

Start_ShowMyMusic – My Music

Start_ShowMyPics – My Pictures

Start_ShowNetConn – Network Connections

Klik ganda pada masing-masing key dan berikan value pilihan sebagai berikut:

0 = Hidden

1 = Open When Clicked

2 = Expand Contents

  • Menyingkirkan Program Access And Defaults Dari Start Menu

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoSMConfigurePrograms.

Klik ganda NoSMConfigurePrograms dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menyingkirkan Menu Disconnect Item

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer

Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoDisconnect.

Klik ganda NoDisconnect dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menghapus Jejak Di Menu Run

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\RunMRU

Hapus beberapa key yang diinginkan dengan menekan tombol Del.

  • Mengaktifkan Favorites Di Start Menu

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama StartMenuFavorites.

Klik ganda StartMenuFavorites dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menyingkirkan My Computer Dari Desktop Dan Start Menu

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\NonEnum

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\NonEnum

Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama {20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-

08002B30309D}.

Klik ganda {20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D} dan masukkan 1 pada Value Data.

  • Memilih Ikon Desktop Yang Pertama

HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama SortOrderIndex.

Klik ganda SortOrderIndex dan masukkan nilai berikut pada Value Data sebagai pilihan:

48 > My Documents

54 > My Computer

  • Menunjukkan Versi Windows Di Desktop

HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop

Buatlah sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama PaintDesktopVersion.

Klik ganda PaintDesktopVersion dan masukkan 1 pada Value Data.

  • Menunjukkan Pop-up Descriptions Di Explorer Dan Item Dekstop

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced

Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama ShowInfoTip.

Klik ganda ShowInfoTip dan masukkan 1 pada Value Data.

  • Menonaktifkan Desktop Cleanup Wizard

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre

ntVersion\Explorer\Desktop\CleanupWiz

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRun.

Klik ganda NoRun dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menyembunyikan Ikon Internet Explorer

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoInternetIcon.

Klik ganda NoInternetIcon dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menyingkirkan My Documents Dari Desktop

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre

ntVersion\Explorer\CLSID\{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}\ShellFolder

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr

entVersion\Explorer\CLSID\{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}\ShellFolder

Ubah nilai dalam key Attributes menjadi 0xf0500174. Tekan F5 untuk melihat hasilnya.

  • Menghapus Langsung Tanpa Menggunakan Recycle Bin

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRecycleFiles.

Klik ganda NoRecycleFiles dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menonaktifkan Recycle Bin

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer\BitBucket

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NukeOnDelete.

Klik ganda NukeOnDelete dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Mengaktifkan Advanced File System And Sharing Security

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Lsa

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama ForceGuest.

Klik ganda ForceGuest dan masukkan 0 pada Value Data.

  • Menonaktifkan NTFS Last Access Time Stamp

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\FileSystem

Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama NtfsDisableLastAccessUpdate.

Klik ganda NtfsDisableLastAccessUpdate dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menonaktifkan 8.3 Name Creation (NTFS)

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\FileSystem

Buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NtfsDisable8dot3NameCreation.

Klik ganda NtfsDisable8dot3NameCreation dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Mengaktifkan Dukungan 48-bit LBA Untuk Harddisk Berkapasitas Besar

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Atapi\Parameters

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama EnableBigLba.

Klik ganda EnableBigLba dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Note: Hanya untuk pengguna Windows XP sebelum SP1.

  • Menonaktifkan Fungsi CD Burning

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer

Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoCDBurning.

Klik ganda NoCDBurning dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Mengubah Jendela Logon

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama LogonType.

Klik ganda LogonType dan masukkan value sebagai berikut pada Value Data:

0 > Classic Mode

1 > Welcome Screen

  • Mengaktifkan Fast User Switching

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon

Buat sebuah DWORD Value dan beri nama AllowMultipleTSSessions.

Klik ganda AllowMultipleTSSessions dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Mengaktifkan Monitor Power-off Di Jendela Logon

HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop

Klik ganda PowerOffActive dan ScreenSaveActive dan masukkan angka 1 pada masing-masing

Value Data.

Klik ganda SCRNSAVE.EXE masukkan teks (None) pada Value Data.

HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\PowerCfg

Klik ganda CurrentPowerPolicy dan masukkan angka 0 pada Value Data.

  • Menonaktifkan Passport Balloon Reminder

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\MessengerService

Buat sebuah Binary Value baru dan beri nama PassportBalloon.

Klik ganda PassportBalloon dan masukkan input 0a 00 00 00 pada Value Data.

  • Mengubah Wallpaper Di Jendela Logon

HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop

Ubah nilai key Wallpaper dan masukkan path tempat lokasi file bitmap (.bmp) yang diinginkan.

(contoh: D:/Documents/Wallpaper.bmp)

  • Membatasi Jumlah Login Otomatis

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama AutoLogonCount.

Klik ganda AutoLogonCount dan masukkan angka sesuai dengan batasan jumlah login yang

diinginkan.

  • Kotak Dialog Sebelum Logon

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon

Klik ganda LegalNoticeCaption dan masukkan input teks judul yang diinginkan (contoh:

WARNING).

Klik ganda LegalNoticeText dan masukkan input teks yang diinginkan (contoh: Do Not Attempt to

Logon to this system unless you are an authorized user).

  • Kustomisasi Windows Logon Dan Judul Dialog Keamanan

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon

Buat sebuah String Value baru dan beri nama Welcome.

Klik ganda Welcome dan masukkan input teks yang diinginkan.

  • Memaksa penggunaan Login Otomatis

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon

Buat sebuah String Value baru dan beri nama ForceAutoLogon.

Klik ganda ForceAutoLogon dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menonaktifkan Login Otomatis Lewat Penggunaan Tombol Shift

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon

Buat sebuah String Value baru dan beri nama IgnoreShiftOverride.

Klik ganda IgnoreShiftOverride dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menyembunyikan Usernames Dari Jendela Logon

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows

NT\CurrentVersion\Winlogon\SpecialAccounts\UserList

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama sesuai dengan username yang diinginkan.

Klik ganda pada value tersebut dan masukkan angka 0 pada Value Data.

  • Mengaktifkan Start Menu Scrolling

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced

Buat sebuah String Value baru dan beri nama StartMenuScrollPrograms.

Klik ganda StartMenuScrollPrograms dan masukkan input Yes pada Value Data.

  • Melenyapkan Opsi Undock Computer Dari Start Menu

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoStartMenuEjectPC.

Klik ganda NoStartMenuEjectPC dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menyoroti Program-Program Baru Di Start Menu

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced

Buat sebuah DWORD Value jika belum ada dan beri nama Start_NotifyNewApps.

Klik ganda Start_NotifyNewApps dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Modifikasi Start Menu Folders

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced

Buat beberapa DWORD Value jika belum tersedia dan beri nama antara lain

Start_ShowControlPanel, Start_ShowMyComputer, Start_ShowMyDocs, Start_ShowMyMusic,

Start_ShowMyPics dan Start_ShowNetConn.

Start_ShowControlPanel – Control Panel

Start_ShowMyComputer – My Computer

Start_ShowMyDocs – My Documents

Start_ShowMyMusic – My Music

Start_ShowMyPics – My Pictures

Start_ShowNetConn – Network Connections

Klik ganda pada masing-masing key dan berikan value pilihan sebagai berikut:

0 = Hidden

1 = Open When Clicked

2 = Expand Contents

  • Menyingkirkan Program Access And Defaults Dari Start Menu

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoSMConfigurePrograms.

Klik ganda NoSMConfigurePrograms dan masukkan angka 1 pada Value Data.

 

  • Menyingkirkan Menu Disconnect Item

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoDisconnect.

Klik ganda NoDisconnect dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menghapus Jejak Di Menu Run

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\RunMRU

Hapus beberapa key yang diinginkan dengan menekan tombol Del.

  • Mengaktifkan Favorites Di Start Menu

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama StartMenuFavorites.

Klik ganda StartMenuFavorites dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menyingkirkan Pinned Programs Dari Start Menu

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoStartMenuPinnedList.

Klik ganda NoStartMenuPinnedList dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menyingkirkan Tombol All Programs Dari Start Menu

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoStartMenuMorePrograms.

Klik ganda NoStartMenuMorePrograms dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menentukan Waktu Respon Untuk Aplikasi Yang Not Responding

HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop

HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop

Buat sebuah String Value baru jika belum ada dan beri nama HungAppTimeout.

Klik ganda HungAppTimeout dan masukkan input waktu dalam milliseconds (1000 = 1 seconds).

  • Otomatis Mematikan Aplikasi Yang Not Responding

HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop

HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop

Klik ganda AutoEndTasks dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Mengaktifkan Shutdown Event Tracker

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Reliability

Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama ShutdownReasonUI.

Klik ganda ShutdownReasonUI dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menonaktifkan Fungsi Save Pada Konfigurasi Dan Setting Desktop

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoSaveSettings.

Klik ganda NoSaveSettings dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menonaktifkan Fungsi Creation Of LastKnownGood Configuration

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon

Buat sebuah String Value baru jika belum ada, dan beri nama ReportBootOk.

Klik ganda ReportBootOk dan masukkan angka 0 pada Value Data.

  • Restart Otomatis Pada BSOD (Blue Screen Of Death)

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\CrashControl

Ubah nilai dalam AutoReboot dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menonaktifkan Automatic Daylight Savings Adjustment

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\TimeZoneInformation

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DisableAutoDaylightTimeSet.

Klik ganda DisableAutoDaylightTimeSet dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menonaktifkan Update Device Driver Wizard

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

Buat sebuah DWORD Value baru jika belum tersedia, dan beri nama NoDevMgrUpdate.

Klik ganda NoDevMgrUpdate dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menyembunyikan Computer Management Option

(Klik kanan pada My Computer menu Manage)

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoManageMyComputerVerb.

Klik ganda NoManageMyComputerVerb dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Konfigurasi Automatic Windows Update

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Policies\Microsoft\Windows\WindowsUpdate\AU

Buat beberapa DWORD Value dengan nama sebagai berikut:

NoAutoUpdate

0 – Enable Automatic Updates (Default)

1 – Disable Automatic Updates

AUOptions

2 – Notify for download and notify for install

3 – Auto download and notify for install

4 – Auto download and schedule the install

ScheduledInstallTime

0 to 23 – Install time of day in 24-hour format

  • Menonaktifkan Windows Key

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Keyboard Layout

Buat sebuah Binary Value dan beri nama Scancode Map.

Klik ganda Scancode Map dan masukkan input sebagai berikut pada Value Data:

00 00 00 00 00 00 00 00 03 00 00 00 00 00 5B E0 00 00 5C E0 00 00 00 00

  • Mengubah Konfigurasi Power Management

HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\PowerCfg

HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\PowerCfg

Buat sebuah String Value jika belum ada, dan beri nama CurrentPowerPolicy.

Klik ganda CurrentPowerPolicy dan masukkan input value sebagai berikut pada Value Data:

0 – Home/Office Desktop

1 – Portable/Laptop Computer

2 – Monitor On Presentations

3 – Network Computer (No Wake-On-LAN)

4 – Optimized For High Performance

5 – Optimized For Power Saving

  • Konfigurasi Registry Size Limit

HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama RegistrySizeLimit.

Klik ganda RegistrySizeLimit dan masukkan input 0xffffffff pada Value Data.

  • Menentukan Popup Error Messages Yang Akan Ditampilkan

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Windows

Klik ganda ErrorMode dan masukkan input value yang diinginkan sebagai berikut pada Value

Data:

0 – All Errors Appear In Popups (Default)

1 – System Errors Disabled, Application Errors Still Using Popups

2 – Neither System Or Application Errors Use Popups

  • Pilihan Untuk Menjalankan Program 16-bit Pada VDM (Virtual DOS Machine)

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama MemCheckBoxInRunDlg.

Klik ganda MemCheckBoxInRunDlg dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Pilihan Prioritas Virtual Machine Yang Digunakan

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\WOW

Klik ganda DefaultSeparateVDM dan masukkan value Yes atau No pada Value Data.

  • Mengubah Ukuran Paged And Non Paged Pool Memory

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Session Manager\Memory

Management

Buat beberapa DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama masing-masing PagedPoolSize

dan NonPagedPoolSize.

Klik ganda PagedPoolSize dan NonPagedPoolSize dan masukkan input value yang diinginkan

(dalam ukuran bytes) pada Value Data.

  • Administrative Logon Otomatis Pada Recovery Console

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows

NT\CurrentVersion\Setup\RecoveryConsole

Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama SecurityLevel.

Klik ganda SecurityLevel dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Akses Penuh Lewat Floopy Disk Pada Recovery Console

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows

NT\CurrentVersion\Setup\RecoveryConsole

Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama SetCommand.

Klik ganda SetCommand dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Mengubah Status NumLock

HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Keyboard

Klik ganda InitialKeyboardIndicators dan masukkan input value sebagai berikut pada Value Data:

0 – NumLock is turned off after logon

1 – NumLock is turned on after logon

  • Mengaktifkan Remote Assistance

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Terminal Server

Buat beberapa DWORD Value dan beri nama masing-masing AllowTSConnections,

fDenyTSConnections, dan fAllowToGetHelp.

Klik ganda pada masing-masing value dan masukkan input value sebagai berikut pada Value

Data:

AllowTSConnections > 1

fDenyTSConnections > 0

fAllowToGetHelp > 1

  • Menonaktifkan Peringatan Di Startup

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Windows

Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoPopUpsOnBoot.

Klik ganda NoPopUpsOnBoot dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Buat sebuah DWORD Value lagi dan beri nama Error Mode.

Klik ganda Error Mode dan masukkan input value sebagai berikut:

0 = No Error Suppression

1 = Suppress System Errors

2 = Suppress All Errors

  • Mengubah Ukuran Icon Cache

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer

Buat sebuah String Value dan beri nama Max Cached Icons.

Klik ganda Max Cached Icons dan masukkan angka 2000 (100 – 4096 = dalam bytes) pada Value

Data.

  • Konfigurasi Windows Error Reporting

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\PCHealth\ErrorReporting

Buat beberapa DWORD Value dan beri nama:

DoReport – Enable error reporting

ShowUI – Show user interface

IncludeKernelFaults – Include kernel errors in the report

IncludeMicrosoftApps – Include Microsoft applications in the report

IncludeWindowsApps – Include Windows components in the report

Klik ganda pada masing-masing value dan masukkan angka 1 (enable) atau 0 (disable) pada

Value Data.

  • Stepping Mode Pada Windows Update Process

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Active Setup

Buat sebuah String Value baru dan beri nama SteppingMode.

Klik ganda SteppingMode dan masukkan input Y pada Value Data.

 

  • Mengubah Active Dekstop Background Pada Safe Mode

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Desktop\SafeMode\General

Klik ganda Wallpaper dan masukkan path lokasi wallpaper yang diinginkan pada Value Data.

  • Menonaktifkan Menu Properties Pada Recycle Bin

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoPropertiesRecycleBin.

Klik ganda NoPropertiesRecycleBin dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Fungsi Restore Windows Folder Pada Startup

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced

Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama PersistBrowsers.

Klik ganda PersistBrowsers dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menyingkirkan Shared Documents Dari My Computer

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoSharedDocuments.

Klik ganda NoSharedDocuments dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Mempercepat Akses Pada File .AVI

HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{87D62D94-71B3-4b9a-9489-5FE6850DC73E}

Ubah nama key {87D62D94-71B3-4b9a-9489-5FE6850DC73E} dan letakkan tanda minus ( – )

didepannya.

contoh: -{87D62D94-71B3-4b9a-9489-5FE6850DC73E}

  • Menambahkan Pilihan Menu Copy To Dan Move To Folder Pada Menu Konteks

HKEY_CLASSES_ROOT\AllFilesystemObjects\shellex\ContextMenuHandlers

Untuk membuat subkey pilih menu Edit > New > Key.

Buat sebuah subkey dan beri nama Copy To kemudian klik ganda (Default value) dan masukkan

input {C2FBB630-2971-11D1-A18C-00C04FD75D13} pada Value Data.

Buat sebuah subkey dan beri nama Move To kemudian klik ganda (Default value) dan masukkan

input {C2FBB631-2971-11D1-A18C-00C04FD75D13} pada Value Data.

  • Menambahkan Pilihan Send To Pada Menu Konteks

HKEY_CLASSES_ROOT\AllFilesystemObjects\shellex\ContextMenuHandlers

Untuk membuat subkey pilih menu Edit > New > Key.

Buat sebuah subkey dan beri nama Send To kemudian klik ganda (Default value) dan masukkan

input {7BA4C740-9E81-11CF-99D3-00AA004AE837} pada Value Data.

  • Menunjukkan Hidden Folders And Files

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced

Klik ganda Hidden dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menunjukkan File Hidden Operating System

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama ShowSuperHidden.

Klik ganda ShowSuperHidden dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Mengubah Direktori Program And Common Files

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion

Klik ganda ProgramFilesDir dan CommonFilesDir dan masukkan path lokasi baru yang diinginkan

pada Value Data.

  • Meluncurkan Folder Window Pada Proses Yang Berbeda

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced

Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama SeparateProcess.

Klik ganda SeparateProcess dan masukkan angka 1 pada Value Data.

 

 

  • Expand Folders Di Explorer Secara Otomatis

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced

Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama FriendlyTree.

Klik ganda FriendlyTree dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Membuat Tips Sendiri Saat Pertama Kali Login Ke Windows

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Tips

Buat sebuah atau beberapa String Value berdasarkan kelanjutan dari tips-tips yang telah ada

(misalnya 50 dan seterusnya) dan masukkan input tips berupa teks yang diinginkan.

  • Mengubah Lokasi File Instalasi Windows

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\

Setup

Klik ganda SourcePath dan masukkan path lokasi baru yang diinginkan.

  • Menggunakan Windows Update Tanpa Harus Melakukan Registrasi

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion

Buat sebuah String Value baru jika belum ada, dan beri nama RegDone.

Klik ganda RegDone dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menonaktifkan Reserved QOS Bandwidth

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Win dows\Psched

Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama NonBestEffortLimit.

Klik ganda NonBestEffortLimit dan masukkan angka 0 (hexadecimal) pada Value Data.

  • Menghilangkan Ikon Tangan Pada Shared Resources

HKEY_CLASSES_ROOT\Network\SharingHandler

Klik ganda (Default value) dan kosongkan nilainya pada Value Data.

Untuk mengembalikan ikon, masukkan ntshrui.dll pada Value Data.

  • Mengaktifkan Network Adapter Onboard Processor

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters

Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DisableTaskOffload

 

 

 

  • Shortcut sistem properties

Caranya cukup simple koq.kamunya Cuma teken tombol Window n’ Pause Break pada keyboard.

 

  • Shortcut task manager

Kalau kamunya lagi enak-enak ngerjain tugas tuh…eh..tiba-tiba komputernya ngehang (nggak respon) pastinya kamunya cape…Nah kali ini caranya nggak jauh beda ama yang udah dilaku’in di atas,tekan tombol ALT+CTRL+DELETE secara bersamaan….setelah muncul pada layar desktop akan menunjukan program yang nggak respon,kamunya bisa menghapus dari sini.pilih program yang g’ ngerespon trus itu  teken tombol Delete,untuk nge-off-in

 

 

 

 

Maintenance

            Menurut eboy semua barang baik itu electronic or unelectronic kalau nggak dirawat nggak akan awet,

 

  • CD/DVD

Kamunya bisa ngebersihin CD/DVDnya kamu pake cd pembersih or cairan pembersih yang bisa kamu dapetin ditukang sayur or ditoko kaset.

 

  • Hard Disk Drive (HDD)

Kamunya bisa ngerawatnya dengan cara :

–          Klik kanan pada partisi C,D,E dst(satu per satu)

–          Pilih properties

  • Klik Disk Cleanup(untuk menghapus file sampah/yang nggak digunain)
  • Pilih Tools kemudian klik Defragment Now(untuk menyusun isi pada partisi yang di defrag)

–          Kalau kamunya sering pake computer lebih baik cara ini digunakan 1  bulan 1 kali

 

 

  • Operating Sistem (OS)

Dari jaman Firaun lagi ngojek sampai SBY naik ojek pastinya banyak OS yang udah launching  kayak Window 98,Window 2000,Window Xp,Window Vista dan window- window lainya,sekarang telah hadir OS baru yang bisa di dapat di sebelah rumah anda namanya “Window Tetangga”hehhehehe,..

Sebaiknya kalau kamunya mau ganti OS or mau nginstal ulang baiknya dilakukan 6 bulan 1kali secara teratur,.jika memang nggak tahan mau ganti ya udah ganti aja ….gitu aja koq repot….hehe…..

 

  • Virus Komputer

 

Sering kita denger orang ngomongin virus computer, terbesit tanya dihati “masa see computer kena virus” apa jenis virusnya ya..?? H5N1 kah apa H1N1….kayak virus apa aja,,.,.,.

Sebenarnya virus itu adalah suatu program sama seperti word star yang di gunakan sebagai pengelolah kata,tetapi virus computer adalah suatu program yang secara otomatis dapat memperbanyak diri.jadi karena virus itu suatu program,maka virus tidak dapat bekerja jika computer dalam keadaan off.dan cara mengantisipasi nya adalah sbb:

–          Kasih software antivirus,dan harus sering di update

–          Jangan melakukan pengcopian data yang tidak terjamin kebersihannya.(apalagi nggak ada izin dari badan POM)

–          Matikan AutoPlay untuk mengantisipasi virus “autorun” biasanya virus dari flashdisk,caranya meng-off-in sbb:

  • Klik Start>Run> ketik “gpedit.msc”
  • Pilih dan klikAdministrative Temples(computer configuration and user configuration satu persatu )
  • Arahkan kursor ke kanan pilih system
  • Double klik pada Turn Off Autoplay
  • Pilih Disable klik Ok

 

Lanjuut..jadi pas saya lagi buka flashdisk saya yang ada tugas nya tiba-tiba beberapa file dan folder hilang, dan selidik punya selidik dan yang pasti dengan bantuan mbah google akhirnya saya tahu juga penyebab hilang nya file dan folder di flashdisk, ternyata hal itu karena file dan folder disembunyikan virus.

Nah untuk Memunculkan Kembali File dan Folder Yang Disembunyikan Virus dapat dilakukan dengan beberapa langkah mudah, silahkan lihat tutorial cara  memunculkan file dan folder yang di hidden virus:

Jalankan perintah berikut melalui StartRun atau melalui Command Prompt:

attrib -r -h -s F:*.* /s /d

Perintah yang ada tersebut memiliki asumsi bahwa flasdisk yang kita pasang pada komputer kita berada pada drive F. Dan jika ternyata berada pada drive lain, maka silahkan sesuaikan dengan keadaan yang sebenarnya dengan mengganti huruf F pada perintah di atas. untuk lebih jelas silahkan lihat pada gambar di bawah ini:

Setelah itu kita tekan enter!, maka file dan folder yang disembunyikan oleh virus dapat muncul kembali.

Note:

Jika muncul seperti di bawah ini:

F:>attrib-r-s-a-h/S/D
File not found – F:*.*

F:>attrib-r-h-sF:*.*/s/d
File not found – F:*.*

F:>attrib-r-h-sF:*.*/s/d
File not found – F:*.*

dan coba cek dengan properties berapa size flashdisk anda, jika ternyata size nya kecil berarti file dan folder yang hilang itu bukan karena di sembunyikan oleh virus melainkan sudah hilang!.

Mengetahui Lebih Jauh lagi Tentang Perintah ATTRIB

Perintah ATTRIB adalah suatu perintah yang ada pada Microsoft DOS, dan perintah ATTRIB ini masih bisa dipakai sampai sekarang  dan juga termasuk dalam Command Prompt Windows. Perintah ATTRIB ini biasanya dipakai untuk memberikan atau bisa juga menghilangkan suatu atribut tertentu yang ada di sebuah file atau folder.

Syntax yang ada pada umumnya dapat kita lihat di bawah ini:

ATTRIB [+R | -R] [+A | -A ] [+S | -S] [+H | -H] [[drive:]
[path] filename] [/S [/D]]

Keterangan:

+ Simbol ini Dipergunakan untuk perintah menambahkan suatu atribut.
Simbol ini Dipergunakan untuk dapat menghilangkan suatu atribut
R Atribut bertanda ini berarti file read only (jadi filenya hanya dapat dibaca)
A Tanda ini berarti Atribut file archive
S Tanda ini berarti Atribut file system
H Tanda ini berarti Atribut file hidden (file dapat disembunyikan)
/S Memproses keseluruhan file yang ada pada semua direktori
/D Melakukan proses direktori

 

 

Ø  Mencegah Virus Dengan AUTORUN.INF

 

Anti Virus bukanlah satu-satunya cara guna mencegah penyebaran virus ke komputer kita. Ada satu cara yg lebih simple, mudah dan murah ketimbang menggunakan anti virus, cara tersebut adalah logika AUTORUN.

AUTORUN.INF Mencegah Trojan.

Sebagian besar virus khususnya trojan melakukan misi penyebarannya lewat AUTORUN.INF maka kemudian salah seorang member kaskus dg nick “THE HANDSOME” menemukan trik untuk mengatasi virus jenis diatas, caranya sederhana sekali, perhatikan langkah berikut:

1. Di root directory dari semua partisi dan flash disk mu, buat sebuah folder bernama AUTORUN.INF
Ubah atribut folder ini menjadi “Read Only” dan “Hidden”. Kalau perlu, “System”.

2. Dalam folder AUTORUN.INF tersebut, buat 1 atau 2 file .txt
Rename file .txt tersebut, ganti filenamenya jadi mengandung 2-3 huruf CJK (Chinese-Japanese-Korea)
Gunakan saja Character Map dengan font Arial Unicode atau MingLiU atau Batang atau Gulim atau Gungsuh atau… pokoknya font yang mengandung huruf CJK.

Logika Pertama: trik ini bisa jalan karena Windows tidak membolehkan pembuatan file yang serupa namanya dengan nama folder. Selain itu, cara mendelete folder sangat berbeda dengan cara mendelete file.
Sebagian besar virus wabilkhusus trojan menular menggunakan AUTORUN.INF jadi mustinya metode ini menolong mencegah penularan.

Logika Kedua: Keberadaan file txt dalam folder AUTORUN.INF tersebut menjamin folder tersebut tidak bisa dihapus, kenapa…? Karena huruf CJK akan mempersulit pembuat virus yang mengandalkan VBScript karena VBScript tidak support Unicode.

Sederhana bukan …?

 

 

 

  • Cooling Fan

Sebenarnya computer Nggak beda ama’ manusia “dia” juga pengen suhu yang dingin apalagi kalau dikasi AC(air conditioner)pasti tuh bakalan betah ,,,karena computer bekerja terus-menerus lama kelamaan akan gerah juga,apalagi kalau kita nggak mau pahamin ,,,,,pasti computernya bekerja sangat exstra untuk melakukan proses data.

Lama kelamaan computer akan panas komponen didalam computer akan cepat berkurang masa pakainya. Yang harus kamu lakukan ialah memasang cooling fan tambahan baik itu pc maupun laptop.pada laptop kamunya bisa tambah ama’ fan khusus laptopnya kamu.karena semakin dingin maka semakin baik kinerja dari computernya kamu.

 

  • Power Supply Unit(PSU)

Kebanyakan dari kita menyepelekan hal ini padahal ini adalah energy awal untuk memulai mengoprasikan computer.

Kali ini untuk maintancenya cukup mudah yaitu dengan memasang stabilizer, agar tegangan yang masuk tidak naik turun.Karena tegangan yang naik turun dapat menyebabkan kantuk…..eh..maksudnya ancur….

Stabilizer yang di pasang  berkapasitas 500VA.

 

CARA MEMBERSIHKAN KOMPUTER DARI VIRUS

CARA MEMBERSIHKAN KOMPUTER DARI VIRUS

Virus computer memang menjengkelkan dan senantiasa menghantui bagi para pengguna Perangkat lunak Windows. Tapi anda jangan terlalu kawatir bila Komputer anda terkena virus, anggap saja sebagai latihan dan pembelajaran. Seperti Rinso gak ada noda gak belajar he…he….

Berikut ini ada beberapa tips dan langkah alternatif untuk membersihkan si kutu virus yang telah menyerang Program Windows anda. Sebelumnya download software atau persiapkan Anti virus dan Tool yang akan digunakan untuk pembersihan Virus dari komputer anda sebagai berikut :

Software Anti virus Virus saya sarankan anda menggunakan anti virus Avast dan PCMAV anti virus made in Indonesia dari PC media silahkan download di link dibawah ini :


Download Anti Virus Avast Home Edition

Download Anti Virus PCMAV PC Media
Download Software Hijack This

Langkah Membersihkan Komputer dari Virus :

1. Jalankan Program Hijack This.

Program ini kita gunakan untuk mematikan aktifitas virus yang bersarang pada program windows komputer kita.

  • Pada main menu Program Hijack This klik menu do a system scan and save a log file atau klik menu do a system scan only. Tunggu beberapa saat sampai Program Hijack This mendeteksi aktifitas program yang sedang berjalan pada komputer kita. Kemudian anda periksa log atau daftar yang sedang berjalan pada daftar tersebut.
  • Tandai program yang mencurigakan yang dijalankan oleh virus. Salah satu ciri aktivitas yang mencurigakan adalah aktifitas program asing dimana program tersebut tidak ada atau tidak terinstal pada komputer anda.
  • Kemudian Klik fix checked untuk mematikan program yang dijalankan oleh virus tersebut. dan Close program hijack This.

2. Jalankan Program Anti Virus PCMAV atau PC Media.

Salah satu alasan kenapa menggunakan PCMAV karena program anti virus buatan Indonsia Indonesia ini bisa berjalan tanpa harus melakukan instalasi Anti Virus seperti kebanyakan anti virus lainnya. Jadi Program anti virus ini bisa berjalan meski windows kita sudah terinfeksi oleh virus.

Jalankan file PCMAV-CLN pada software PCMAV ini dan Lakukan scanning atau pembersihan virus pada file yang tersimpan pada hardisk anda. Setelah terdeteksi tandai file virus yang terdeteksi dan klik menu cure Files. Setelah selesai close program PCMAV tersebut.

3. Instal Program anti Virus AVAST.

Bila pada komputer anda sudah terinstal program anti virus, silahkan remove atau uninstal program anti virus yang sudah anda gunakan sebelumnya, ingat tanpa harus restart atau jangan melakukan restart setelah uninstal Software anti virus tersebut. Kemudian Instal program anti virus avast. Dan pada waktu instalasi anti Virus Avast, pilih Schedule Boot Time Scan.

Setelah selesai restart komputer anda. Anti Virus ini akan bekerja dan melakukan scanning pada waktu setelah restart. Setelah selesai scanning mudah mudahan Program Windows anda sudah sembuh dari infeksi Virus.

Silahkan anda mencoba Tips ini semoga bermanfaat oleh anda.

Pelajari juga artikel berikutnya untuk mengembalikan sebagian Fungsi Windows yang rusak atau hilang akibat dari Virus , seperti hilangnya folder Option, Disable REGEDIT , Hilangnya menu RUN, Task manager dan sebagainya di :

Memperbaiki Fungsi Windows yang rusak akibat Virus

Posted by Johar ESC-creation dot com

CARA MENDOWNLOAD BUKU DARI GOOGLE BOOKS

CARA MENDOWNLOAD BUKU DARI GOOGLE BOOKS

Halo Semuanya ……..Lama rasanya Aya hiatus (Lama gak posting) di blog Aya tercinta ini. rasanya kemampuan aya menulis postingan udah berkurang. Tapi karena hobby aya yang suka bagi informasi di blog Aya akan mencoba mengasah kembali kemampuan Aya (Semangat!).

Teman2, kali ini aya akan berbagi informasi tentang cara Download Buku dari Google Books saya memberikan jaminan 100% works karena udah saya coba dan berhasil. Untuk mendownload buku dari Google Books, saya tidak akan menggunakan program Kuno seperti Google Books Downloader, kenapa?

  1. Sebelum install google books downloader, anda harus menginstall terlebih dahulu .Net Framework, ini beresiko karena jika anda menggunakan OS windows bajakan maka akan terdeteksi oleh Windows Genuine Advantage (Tutorial cara menghilangkan WGA pernah saya tulis pada postingan sebelumnya).
  2. Jumlah halaman yang didownload terbatas.
  3. Pengembangan software ini sudah tidak terdengar lagi gaungnya. Saya tidak tahu kenapa?

Lalu tanpa Google Books downloader apakah saya masih bisa download buku dari Google?
Sebuah kejutan untuk anda karena ternyata ada banyak cara untuk mendownload buku dari Google Books. Dan cara yang akan saya berikan ini adalah cara terbaik dari semua cara yang pernah saya coba.

GreaseMonkey. adalah plugin firefox yang dapat menginstall script tambahan untuk Browser Firefox anda. Sekarang, mari kita pelajari caranya.


  1. Perlu dicatat bahwa tutorial ini hanya bekerja pada browser firefox. Jadi pastikan anda sudah menginstall firefox browser.
  2. Install GreaseMonkey dan Flahsgot lalu restart browser anda.
  3. Install Google Books downloader userscript (sebelumnya harus terinstall greasemonkey)
  4. Cari buku dari google books (books.google.com atau books.google.co.id) akan muncul tombol download this book pada sidebar kiri seperti pada gambar :
  1. Pilih halaman yang anda ingin download lalu klik “Get Download Links”.
  2. Klik kanan lalu pilih “flashgot selection”.

NB : Hasil download akan berbentuk gambar dengan nama books.png dengan nama acak dan tidak tersusun dengan baik. Anda bisa mensiasatinya dengan mengganti nama (example 001) – Hal ini sebenarnya tidak perlu saya ajarkan mengingat Indonesia gudangnya orang kreatif.

Okey, cukup sekian dulu dari saya untuk hari ini jika ada Inpirasi dan pengalaman penting lainnya akan saya bagikan disini. Karena itu, gabung bersama saya di facebook, follow blog saya atau masukkan email anda di kotak kanan atas untuk mendapatkan update dari blog saya. See U. Oya mohon maaf lahir bathin yah…. hehehe

Kunjungi launching situs terbaru aya. http://adf.ly/MX4OH  Tempat Download ebook gratis berkualitas.