KERUSAKAN YANG SERING TERJADI PADA KONTRAKTOR DC

KERUSAKAN YANG SERING TERJADI PADA KONTRAKTOR DC

Fungsi utama dari contactor dc atau LVBD adalah sebagai penghubung antara modul rectifier dengan battery. Selain itu pula contactor dc berfungsi sebagai pembatas tegangan terendah pada battery.

Permasalahan yang terjadi pada saat contactor dc menglamai kerusakan:

  1. Battery tidak terhubung dengan sistem.
  2. Saat PLN padam, battery tidak dapat mengback up sistem.

Indikasi kerusakan pada contactor DC:

  • Sistem Rectifier GS 150A akan mengindikasikan kerusakan dengan bunyi alarm
  • Pada display akan muncul keterangan : LVD OPEN ( indikasi yang sama seperti saat terjadi kerusakan pada LVD card )

Gambar Display pada saat kondisi LVD open

  • Untuk memastikan kerusakan pada contactor dc dapat dipastikan dengan 2 cara :
  1. Lakukan pengukuran contactor dc yang berada pada bagian belakang sistem, dengan cara:

Atur multimeter pada range pengukur tegangan AC dan DC, kemudian ukur tegangan pada Contactor DC, bila hasil pengukuran menunjukan 0 Volt, dapat di pastikan contactor dc tersebut rusak. Bila pengukuran menunjukkan 54Vdc, berarti contactor dc tersebut dalam kondisi baik.

Gambar Pengukuran pada Contactor DC

  1. Lakukan pengetesan contactor dc menggunakan simulasi menu control pada display, dengan cara:
  • Tekan tombol menu pada display ( selama 3 detik ).
  • Setelah itu gunakan tombol up / down untuk memilih sub menu.
  • Pilih sub menu LOG IN, tekan kembali tombol menu ( tombol menu berfungsi sebagai enter ).
  • Setelah masuk sub menu LOG IN, kemudian isikan pasword admin, lalu tekan kembali tombol menu.
  • Pilih menu LVD , tekan tombol menu.
  • Pada display akan muncul keterangan LVD OPEN, tekan tombol menu untuk merubah keadaan LVD OPEN mnjadi LVD CLOSE.
  • Bila secara fisik terdengar bunyi klik, berarti contactor dc dalam keadaan baik.
  • Sebaliknya, bila secra fisik tidak terdengar bunyi klik, berarti contactor dc tersebut rusak.

Penangangan masalah pada saat contactor dc rusak:

Sebelum ada LVBD atau contactor dc pengganti yang baru, untuk sementara dapat di lakukan proses by pass seperti proses by pass pada kerusakan LVD card agar sistem rectifier tetap dapat berfungsi. Berikut langkah-langkah

proses by pass:

1. Persiapakan kabel NYAF dengan ukuran 16mm ( panjang kabel disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan )

2. Pasang skun kabel pada kedua ujung kabel.

3. Sebelum melakukan proses by pass, lepaskan fuse battery dan pastikan kondisi MCB output modul rectifier dalam kondisi OFF.

4. Pasang ujung kabel pertama pada terminal output battery ( bar – ) bagian bawah.

5. Pasang ujung kabel yang lain pada salah satu MCB output dari modul rectifier.

6. Pasang kembali fuse battery.

7. Ubah posisi saklar MCB output menjadi kondisi ON.

8. Proses by pass selesai.

Gambar Sistem sebelum dan sesudah by pass

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s