CONTOH MAKALAH TENTANG RUMPUT LAUT

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1  Latar Belakang

Indonesia merupakan negara yang kaya akan hasil buminya. Baik dari hasil daratannya maupun hasil lautnya. Salah satu hasil buminya yaitu Rumput Laut. tanaman ini tumbuh subur di Indonesia. Salah satu daerah Indonesia yang berpotensi menghasilkan Rumput Laut yaitu Kabupaten Probolinggo. Kabupaten Probolinggo memiliki luas sekitar 1.696,166 km2, tepatnya pada 112051’- 113030’ Bujur Timur dan 7040’ – 8010’Lintang Selatan, berada pada ketinggian 0-2500 m dpl.  Kawasan Probolinggo menghasilkan banyak sumber biota laut yang salah satunya adalah Rumput Laut.

Rumput Laut, mungkin nama itu sudah tidak asing lagi ditelinga kita,apalagi bagi masyarakat pesisir pantai. Namun tak banyak orang mengetahui manfaat Rumput Laut . Banyak khasiat yang dapat kita peroleh dengan mengkonsumsi Rumput Laut.  B agi sebagian orang Rumput Laut hanya biasa digunakan sebagai bahan pokok pembuatan agar-agar dan pelengkap es buah, namun Rumput Laut juga bisa dimanfaatkan menjadi suatu temuan baru yang lebih unik dan bernilai tinggi. Misalnya saja yaitu dapat dijadikan menjadi mie. Saat ini banyak orang yang mengkonsumsi mie sebagai bahan pelengkap makanan. Sedangkan bahan dasar dalam pembuatan mie sangat mahal juga menggunakan bahan-bahan yang berbahaya seperti penggunaan boraks untuk pengenyal, yang sangat berbahaya untuk kesehatan.         Oleh karena itu peneliti harus mencari alternatif pengganti bahan dasar mie, yaitu dengan bahan dasar Rumput Laut. Sifat kenyal pada Rumput Laut dapat dijadikan bahan pokok pembuatan mie dan sebagai pengganti Boraks .Sehingga mie Rumput Laut ini lebih aman dan menyehatkan karena terbuat dari bahan-bahan yang alami. Ide ini didapat setelah mengetahui bahwa sebagian masyarakat Probolinggo hampir setiap harinya mengkonsumsi mie instan dan bakso. Padahal makanan ini sangat membahayakan kesehatan. Dengan mengolah sumber daya laut menjadi lebih berguna dan dapat membantu masyarakat awam untuk dapat membuat mie sendiri tanpa harus menggunakan bahan yang mahal dan juga bahan yang membahayakan jiwa manusia karena banyak menggandung zat kimia, serta dapat menambah penghasilan masyarakat Probolinggo.

1.2 Rumusan Masalah

  1. Rumput Laut banyak tumbuh di Indonesia, namun keberadaan Rumput Laut ini tidak di manfaatkan dengan baik oleh masyarakat pesisir pantai. Padahal Rumput Laut banyak mengandung gizi yang dapat diolah menjadi makanan yang lebih bernilai tinggi seperti digunakan untuk membuat mie. Kandungan gizi apa saja yang terdapat dalam Rumput Laut?
  2. Masyarakat gemar mengkonsumsi mie instan , padahal mie instan banyak mengandung zat-zat yang berbahaya bagi kesehatan. Bagaimana cara mengolah Rumput Laut menjadi mie yang sehat?
  3. Tepung casava dapat mengganti 5-20% tepung terigu. Kandungan apa yang terdapat dalam tepung casava?
  4. Singkong dapat diolah menjadi tepung yang disebut dengan tepung casava, sehingga dapat digunakan sebagai pembuatan mie . Bagaimana cara mengolah singkong menjadi tepung singkong (casava)?
  5. Mie merupakan makanan pelengkap yang sering dikonsumsi masyarakat,namun tak banyak orang dapat membedakan mie yang sehat dan tidak. Bagaimana cara mengetahui mie yang mengandung boraks dengan yang tidak mengandung boraks?

1.3 Tujuan

  1. Mengetahui kandungan gizi dari Rumput Laut.
  2. Mengetahui cara mengolah Rumput Laut menjadi mie Rumput Laut.
  3. Mengetahui kandungan dalam tepung casava
  4. Mengetahui cara mengolah singkong menjadi tepung singkong.

1.4  Manfaatn mie

  1. Meningkatkan produktivitas dan kualitas Rumput Laut
  2. Menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomis tinggi
  3. Menambah penghasilan masyarakat pesisir pantai
  4. Sebagai  alternatif  pengganti  mie instan  yang pada umumya mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan

1.5 Asumsi

Rumput Laut di Probolinggo, kurang begitu dimanfaatkan karena baunya yang amis dan kurangnya wawasan masyarakat Prolinggo ini dalam mengolah Rumput Laut. Pada umumnya Rumput Laut diolah menjadi pelengkap es buah dan agar-agar. Rumput Laut terkenal dengan sifatnya yang kenyal, oleh karena itu penulis berasumsi bahwa Rumput Laut dapat diolah menjadi zat aditif, yaitu pengenyal pada berbagai produk makanan. Pada penelitianan ini berupaya untuk mengolah Rumput Laut menjadi pengenyal pada mie basah. Karena dengan menggunakan sifat kenyal dan mengkilap yang dimiliki pada Rumput Laut maka tidak diperlukan lagi zat adiktif untuk memberi sifat kenyal pada makanan.

Dalam pembuatan mie Rumput Laut ini juga dapat menimbulkan dampak negatif karena apabila Rumput Laut hanya dimanfaatkan untuk menambah ekonomi hal ini sungguh sangat mengecewakan. Sebaiknya dalam mengolah Rumput Laut juga harus melakukan pembudidayaan terhadap Rumput Laut itu sendiri agar Rumput Laut tidak punah apalagi jika digunakan terus menerus.

1.6  Hipotesis

Berdasarkan asumsi yang telah dibuat secara teoritis diperlukan suatu kesimpulan yang sifatnya sementara. Oleh karena itu, peneliti membuat hipotesis kerja sebagai bentuk:  jika Rumput Laut dan Tepung Singkong dikombinasikan dengan komposisi tertentu untuk dijadikan Mie Rumput Laut maka akan bermanfaat untuk mengurangi penggunaan mie instan yang zat aditifnya membahayakan tubuh.

  BAB II

KAJIAN PUSTAKA

2. Kajian Pustaka

2.1 .Morfologi Rumput Laut (Eucheuma cottonii)

Dari segi morfologi Rumput Laut tidak memperlihatkan adanya perbedaan antara akar, batang, dan daun. Bentuk tersebut adalah thalus belaka. Bentuk thalus Rumput Laut bermacam-macam, antara lain bulat, pipih, gepeng dan bulat seperti kantong, rambut dan sebagainya. Berdasarkan jumlah sel yang menyusunnya alga ini ada yang tersusun uniseluler (satu sel) atau multiseluler (banyak sel). Pada makro alga, jenis percabangan antara lain adalah pectinate (berderet searah pada thalus utama), pinnate (bercabag dua-dua sepanjang thalus utama secara berselang selang), ferticilate (cabangnya berpusat melingkari aksis atau sumbu utama) dan ada juga yang sederhana, tidak bercabang.

Adapun klasifikasi Rumput Laut sapat dilihat di bawah ini:

Divisi: Rhodophyta                     

Kelas: Rhodophyceae

Sub kelas: Florideophycidae

Bangsa: Gigantinales

Suku: Solieraceae                            

Marga: Eucheuma                     

Jenis: Eucheuma Cottonii

         Rumput Laut atau alga tumbuh hampir diseluruh bagian hidrofis sampai batas kedalaman sinar matahari masih dapat mencapainya beberapa jenis Rumput Laut hidupnya kosmopolit,mendunia. Rumput Laut hidup sebagai fitobentho dengan menancapkan dirinya pada subtrat lumpur,pasir dan seterusnya. Perkembangan Rumput Laut pada dasarnya ada dua macam,yaitu secara kawin(generatif) antara gamet jantan dengan gamet betina dan secara tidak kawin vegetatif,konjugatif dan peresponan.

Rumput Laut terdiri dari air (27,8%), protein (5,4%), karbohidrat (33,3%), lemak (8,6%) serat kasar (3%) dan abu (22,25%). Selain karbohidrat, protein, lemak dan serat, Rumput Laut juga mengandung enzim, asam nukleat, asam amino, vitamin (A,B,C,D, E dan K) dan makro mineral seperti nitrogen, oksigen, kalsium dan selenium serta mikro mineral seperti zat besi, magnesium dan natrium. Kandungan asam amino, vitamin dan mineral Rumput Laut mencapai 10 -20 kali lipat dibandingkan dengan tanaman daragepeng, bercabang berselang tidak teratur, di atau tikotomous (DPK)

(Sumber: http://chaplain-zee.blog.friendster.com/2008/11/proses-pengepakan-dan-transportasi-bibit-rumput-laut-eucheuma-cottonii-di-lombok-tengah-nusa-tenggara-barat/)

 

2.2  Singkong

Singkong dapat ditemukan dimana mana, terutama tumbuh subur didaerah yang beriklin tropis, umbi singkong kaya akan karbohidrat sehingga banyak dimanfaatkan oleh semua orang.

Adapun klasifikasi umbi singkong ini sebagai berikut

kerajaan       : Plantae

Divisi           : Magnoliophyta

Kelas            : Magnoliopsida

Ordo            : Malpighiales

Famili          : Euphorbiaceae

Bangsa        : Manioheteae

Genus          : Monihot

Spesies        : M.esculenta

Umbi singkong adalah komoditas yang mudah rusak setelah dipanen, dalam jangka waktu 2-3 hari apabila tidak segera diproses atau dikonsumsi, umbi kayu akan mengalami perubahan warna menjadi kecoklatan, rasa tidak enak bahkan busuk. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah mengubah kayu segar menjadi tepung yang lebih bermanfaat.

Tepung singkong atau yang lebih dikenal dengan tepung casava ini dapat dimanfaatkan untuk membuat kue, mie atau adonan kue lainnya. Tepung singkong dapat digunakan untuk mengganti 5-20% tepung terigu, dengan hal ini akan menghemat pengeluaran kita karena harga tepung terigu yang mahal, selain itu dapat membantu meningkatkan penghasilan petani karena singkong dimanfaatkan untuk dibuat tepung. Kandungan gizi tepung casava mampu menyediakan energi dalam jumlah yang cukup tinggi yang berguna bagi kesehatan tubuh. Tekstur, warana dan aromanya menyerupai tepung terigu.

  1. Pembuatan Tepung Singkong

Tepung casava atau tepung singkong terbuat dari tepung singkong yang berumur tidak terlalu tua atau terlalu muda agar menghasilkan tepung yang bagus. Pengolahan tepung singkong yaitu kupas singkong kemudian cuci sampai bersih dan parut. Hasil parutan diperas dengan menggunakan kain lalu pisahkan antara pati dengan ampas. Ampas singkong kemudian dijemur hingga kering, seleb ampas tersebut hingga halus. Pati dari hasil perasan juga dapat dicampur dengan ampas singkong.

2.3 Boraks

Boraks adalah senyawa berbentuk kristal, warna putih, tidak berbau dan stabil

pada suhu tekanan normal.Boraks merupakan senyawa kimia berbahaya untuk pangan

dengan nama kimia natrium tetrabonat (NaB4O7 10H2O). Dapat dijumpai dalam

bentuk padat dan jika larut dalam air akan menjadi natrium hidroksida dan asam borat (H3BO3). Boraks atau Asam Borat biasa digunakan sebagai bahan pembuat deterjen, bersifat antiseptik dan mengurangi kesadahan air. Bahan berbahaya ini haram digunakan untuk makanan.
Bahaya boraks jika terhirup, mengenai kulit dan tertelan bisa menyebabkan iritasi saluran pernafasan, iritasi kulit, iritasi mata dan kerusakan ginjal. Jika boraks 5-10 gram tertelan oleh anak-anak bisa menyebabkan shock dan kematian.Efek akut dari boraks bisa menyebabkan badan berasa tidak enak, mual, nyeri hebat pada perut bagian atas, perdarahan gastro-enteritis disertai muntah darah, diare, lemah, mengantuk, demam dan sakit kepala.

Penyalahgunaan boraks untuk makanan telah ditemukan pada mie, bakso, kerupuk dan jajanan lainya. Untuk mengetahui makanan yang mengandung boroks yaitu tekstur kenyal , lebih mengkilat, tidak lengket dan tidak depat putus.

BAB III

METODOLOGI

3.1 Pengertian Metode Penelitian

“Metodologi penelitian” berasal dari kata “Metodo” yang artinya cara yang tepat untuk melakukan suatu: dan logos” yang artinya ilmu atau pengetahuan. Jadi metodologi artinya cara melakukan sesuatu dengan menggunakan pikiran secara saksama untuk mencapai suatu tujuan.Sedangkan “penelitian” adalah suatu kegiatan untuk mencari, mencatat, merumuskan dan menganalisis sampai menyusun laporannya. (Drs. Cholid Narbuko dan Drs. H. Abu Achmadi)

David H. Penny menjelaskan penelitian adalah pemikiran yang sistematis mengenai berbagai jenis masalah yang pemecahannya memrlukan pengumpulan dan penafsiran fakta-fakta. Sedangkan menurut J. Suprapto MA yaitu penelitian adalah penyelidikan dari suatu bidang ilmu pengetahuan yang dijalankan untuk memperoleh fakta-fakta atau perinsip-perinsip dengan sabar, hati-hati serta sistematis.

Pada dasarnya penelitian ada dua macam yaitu penelitian pasif yaitu suatu penelitian yang hanya sekedar ingin memperoleh gambaran tentang suatu keadaan atau persoalan, dilaksanakan secara informal. Serta penelitian aktif yaitu suatu penelitian yang disertai dengan langkah pengumpulan pengolahan, penyajian dan analisis data secara sistematis dan efisien untuk memecahkan suatu persoalan atau untuk menguji hipotesis.

3.2  Jenis Penelitian

            Jenis penelitian yang digunakan dalam karya tulis ini adalah jenis penelitian kulitatif. Penelitian kualitatif yaitu  penelitian uyang menjelaskan atau mengungkap makna konsep atau pengalaman yang didasarin oleh kesadaran yang terjadi pada beberapa individu. Penelitian ini dilakukan dalam situasi yang alami, sehingga tidak ada batasan dalam memaknai atau memahami hal yang dikaji.

3.3  Data dan Sumber Data

Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data sekunder dan diperoleh melalui beberapa literatur, buku dan internet. Data yang dimaksud adalah tentang kandungan gizi di dalam Rumput Laut dan Tepung Singkong serta bahaya Boraks yang terkandung dalam makanan. Pengertian metodologi di ambil dari buku.Sedangkan proses pembuatan,kualitas hasil serta keuntungan yang diperolah didapatkan langsung dari catatan selama pengamatan berlangsung.

3.4 Teknik Pengumpulan Data

            Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen,dokumentasi,dan penelusuran literatur.

3.4.1 Eksperimen

Metode ini berupa percobaan yang dilakukan dengan membuat berbagai macam formula rumput laut,tepung casava dengan campuran tepung terigu. Setelah itu dilakukan pengjian untuk mengatahui ketahanan mie rumput laut dengan membandingksan antara mie rumput laut  diletakkan didalam kulkas dan diruang terbuka.

3.4.2 Dokumentasi

Metode ini dilakukan untik mendokumentasikan saat percobaan dilakukan dan hasil yang diperoleh setelah percobaan dilakukuan.

 3.5 Tempat dan Waktu Penelitian

            Penelitian tentang pembuatan mie rumput laut yang terbuat dari rumput laut dan tepung casava dengan tepung terigu dilakukan di Laboratorium Kimia SMAN 1 Gending dan di Desa Sebaung,Kecamatan Gending.Kabupaten Probolinggo. Bahan baku rumput,tepung casava dan tepung terigu juga diperoleh dari Desa  Curahsawo Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 22  Juni – 4 Juli 2011.

3.6 Pemilihan Subjek

Subjek yang diteliti dalam  karya tulis ini adalah pembuatan mie rumput laut. Bahan pembuatanRumput Laut dan Tepung Singkong yang banyak terdapat di Kabupaten Probolinggo. Bahan tersebut akan digunakan untuk pembuatan,modalserta keuntungan yang didapat.

3.7 Alat dan Bahan

  1. bahan yang digunakan

1. rumput laut                    341,5 gram

2. tepung casava                500 gram

3. tepung terigu                 250 gram

4. air                                  300 mL

5. telur                               2 butir

  1. alat yang digunakan

1. blender

2. baskom plastik

3. pisau

4. loyang

5 mesin pasta

6. timbangan elektrik

7. sendok dan solet

3.8 Cara Kerja

  1. rumput laut direndam dalam air kapur selama semalam
  2. rumput laut dicuci dengan air  bersih kemudian potong rumput laut dipotong kecil-kecil.
  3. setelah dipotong kecil-kecil, rumput laut diblender dengan ditambahkan sedikit air kemudian rumput laut yang telah halus disaring dan diambil airnya atau pastanya.
  4. siapkan tepung terigu kemudian tepung terigu disaring.
  5. stelah selesai disaring, tepung terigu ditaruh di baskom plastik  kemudian campurkan dengan pasta rumput laut.
  6. sebelum adonan tercampur dengtan rata, tambahkan adonan dengan 2 butir       telur kemudian aduk hingga rata.
  7. setelah adonan  tercampur rata, adaonan dikatalis atau dihaluskan dengan cara dilempar-lempar.
  8. setelah halus, cetak adoana pada mesin pembuat mie,
  9. setelah selesai  dicetak mie yang sudah jadi diletakkan  diloyang dengan dibubuhkan dengan sisa tepung terigu supaya mie tidak lengket.
  10.  setelah semua adonan  menjadi mie, mie siap dikemas dan dimasak.

 3.9 Tabulasi  Data Hasil Pengamatan

BAB IV

                                                                                                  PEMBAHASAN

4.1 Khasiat dan Kandungan yang terdapat dalam Rumput Laut

Rumput Laut( Eucheuma cottonii) mempunyai banyak sekali khasiat salah satunya yaitu sebagai makan diet dan dapat menyembuhkan penyakit kanker. Kandungan Rumput Laut umumnya adalah mineral esensial (besi, iodin, aluminum, mangan, calsium, nitrogen dapat larut, phosphor, sulfur, chlor. silicon, rubidium, strontium, barium, titanium, cobalt, boron, copper, kalium, dan unsur-unsur lainnya), asam nukleat, asam amino, protein, mineral, trace elements, tepung, gula dan vitamin A, D, C, D E, dan K. Karena kandungan gizinya yang tinggi, maka mampu meningkatkan sistem kerja hormonal, limfatik, dan juga saraf.

(sumber: http://rumputlaut.web44.net/article/kandungan-dan-manfaat-rumput-laut/

Rumput Laut juga membantu pengobatan tukak lambung, radang usus besar, susah buang air besar dan gangguan pencernaan lainnya. Oleh karena itu kami menggunakan Rumput Laut sebagai bahan dasar dalam pembuatan mie. Karena kandungan gizinya yang tinggi, maka mampu meningkatkan sistem kerja hormonal, limfatik, dan juga saraf. Kandungan klorofil Rumput Laut bersifat antikarsinogenik, kandungan serat, selenium dan seng yang tinggi pada Rumput Laut dapat mereduksi estrogen. Disinyalir level estrogen yang terlalu tinggi dapat mendorong timbulnya kanker, sehingga konsumsi Rumput Laut memperkecil resiko kanker bahkan mengobatinya. Mengandung kalsium sepuluh kali lebih tinggi dibandingkan dengan susu, sehingga Rumput Laut sangat tepat. Selain itu juga kaya akan kandungan serat yang dapat mencegah kanker usus besar, melancarkan pencernaan .

Sebagai Bahan obat-obatan (anticoagulant, Kaya akan kandungan serat yang dapat mencegah kanker usus besar, melancarkan pencernaan, meningkatkan kadar air dalam feses antibiotics, antihehmethes, antihypertensive agent, pengurang cholesterol, dilatory agent, dan insektisida. Meningkatkan fungsi pertahanan tubuh, memperbaiki sistem kerja jantung dan peredaran darah, serta sistem pencernaan. Obat tradisional untuk batuk, asma, bronkhitis, TBC, cacingan, sakit perut, demam, rematik, kandungan protein dari Rumput Laut penting untuk membentuk jaringan baru pada kulit. Sehingga Mencegah penuaan dini. bahkan dipercaya dapat meningkatkan daya seksual. Kandungan yodiumnya diperlukan tubuh untuk mencegah penyakit gondok. Selain itu juga baik untuk diet, mengurangi resiko obesitas, serat pada Rumput Laut bersifat mengenyangkan dan kandungan karbohidratnya sukar dicerna sehingga akan menyebabkan rasa kenyang lebih lama.

Salah satu unsur yang terkandung dalam Rumput Laut ialah kalsium, diketahui kandungan kalsium pada Rumput Laut mencapai 10 kali lebih tinggi ketimbang susu.Karenanya, Rumput Laut acap kali dimanfaatkan sebagai obat anti-osteoporosis. Tumbuhan yang habitatnya di laut itu juga kaya akan mineral, asam amino, asam nukleat, karbohidrat, gula, dan aneka vitamin.Beberapa jenis mineral yang terkandung di dalam Rumput Laut, antara lain besi, yodium, aluminium, mangaan, kalsium, nitrogen, fospor, sulfur, silikon, klor, barium, titanium, dan kalium.Dari sekian banyak unsur yang terkandung di dalam Rumput Laut, unsur terbanyak ialah karbohidrat.Uniknya, karbohidrat pada Rumput Laut terdiri dari senyawa gumi, yakni senyawa polimer polisakarida yang berbentuk serat.Oleh karena itu tidak heran apabila Rumput Laut mengandung banyak serat. Serat tersebut sifatnya dietary fiber, yakni serat dengan kandungan karbohidrat hanya sedikit yang dapat diserap tubuh. Masyarakat Indonesia, baik di perkotaan maupun di perdesaan, sangat menggemari makanan tersebut.Mi instan misalnya, begitu digemari banyak kalangan karena terbilang murah dan mudah dimasak,apabila kandungan Rumput Laut yang ditambahkan melebihi 30 persen, maka mi akan menjadi lembek atau tidak kenyal lagi.
(sumber: http://www.koran-jakarta.com/berita-detail.php?id=56226)

4.2 Cara Menghilangkan Bau Amis pada Rumput Laut

            Cara menghilangkan bau amis pada Rumput Laut yaitu dengan cara, mencucinya terlebih dahulu hingga bersih kemudian diberi perasan jeruk nipis, selain dengan memberikan perasan jeruk nipis juga dapat dilakukan dengan  merendam Rumput Laut dengan air kapur selama 12 jam. Setelah direndam dicuci dan diberi jeruk nipis kembali. Dengan begitu bau amis pada Rumput Laut dapat hilang

 

 

4.3 Pembuatan Mie Rumput Laut

Dalam pembuatan mie Rumput Laut ini ada beberapa tahap, alat dan bahan yaitu sebagai berikut:

Alat dan Bahan

Alat

  • Pisau
  • Timbangan
  • Baskom
  • Timba
  • Sendok
  • Kayu yang digunakan untuk menipiskan
  • Markatto
  • Saringan
  • Kompor
  • Rol kayu

Bahan

  • Rumput Laut ( 25 %)
  • Tepung Singkong
  • Rempah-rempah
  • Air kapur
  • Jeruk nipis
  • Telur
  • Air ( 250 ml)

Cara kerja

      1. Rumput Laut dibersihkan terlebih dahulu dan direndam dengan air kapur

2. Setelah itu timbang Tepung Singkong dan Rumput Laut, Rumput Laut yang digunakan sebanyak 25 %

3.Blender terlebih dahulu Rumput Lautnya.

4.Semua bahan kering (tepung singkong) dan Rumput Laut dicampur rata didalam wadah

5. Rempah-rempah dilarutkan dalam air

6. Pada campuran tepung dalam wadah dibuat lekukan yang tengahnya diisi dengan telur, bahan dan rempah-rempah dalam larutan air, kemudian semuanya diaduk secara perlahan menggunakan tangan atau sendok.

7. semua campuran bahan harus tercampur dengan sempurna dan terbentuk adonan.

8. Kemudian adonan disempurnakan atau dikalis, pengadonan dapat dilakukan di atas meja menggunakan kayu.

9. Tutup adonan dengan plastik, kemudian diamkan selama… ­30 menit dan setelah itu diadoni kembali.

10. Adonan  dipotong dan dibagi menjadi beberapa ukuran yang sama, kemudian pipihkan dengan menggunakan kayu.

11.Lembaran adonan  ditipiskan menggunakan markatto dengan ketebalan  1-4 cm.

12.Potong  lembaran adonan menggunakan markatto sehingga terbentuk tali-tali mie. Di tahap ini mie masih terbentuk mie mentah. Kemudian olah mie menjadi  berbagai macam mie

Dalam pembuatan mie Rumput Laut, Rumput Laut yang dibutuhkan hanya   25 % saja, karena jika lebih banyak Rumput Laut yang digunakan dalam pembuatan mie ini,  maka mie yang dihasilkan menjadi lembek. Dalam pembuatan mie Rumput Laut ini, Rumput Laut yang digunakan yaitu Rumput Laut yang ukurannya sedang, tidak terlalu tua dan muda dan berwarna coklat.

(sumber : http://www.kamusilmiah.com/teknologi/teknologi-pembuatan-mie-skala-industri-rumah-tangga/)

4.4 Menambah Penghasilan Masyarakat Pesisir Pantai

            Rumput Laut yang ada di Kabupaten Probolinggo terutama di Desa Curahsawo cukup banyak, namun para masyarakat pesisir pantai  tidak tahu cara memanfaatkan Rumput Laut tersebut. Ini karena kurangnya pengetahuan atau SDM masyarakat pesisir pantai. Penghasilan masyarakat Desa Curahsawo minim, oleh karena itu peneliti membuat mie Rumput Laut ini agar dapat menambah penghasilan masyarakat pesisir pantai menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dan Rumput Laut dapat dimanfaatkan dengan baik pula.

                                                                                                                     BAB V

                                                                                          KESIMPULAN DAN SARAN

      5.1 Kesimpulan

Berdasarkan dari kajian pustaka, Rumput Laut (Eucheuma cottonii ) dan Tepung Singkong  memiliki  banyak kandungan protein  sehingga dapat dibuat menjadi suatu yang bernilai tinggi, yaitu mie Rumput Laut.karena bahannya yang mudah didapat dan  baik untuk dikonsumsi oleh pertumbuhan tubuh. Selain mudah didapat Rumput Laut(Eucheuma cottonii ) dan Singkong juga ramah lingkungan karena berasal dari bahan yang alami dan tidak membahayakan kesehatan.

Dalam pembuatan mie Rumput Laut ini , yang dipakai dalam pembuatan mie Rumput Laut adalah Tepung Singkong dan Rumput Laut(Eucheuma cottonii) yang masih segar. Rumput Laut yang sudah bersih dan tidak amis dan juga sudah diblender  dicampur dengan Singkong  yang sudah menjadi tepung. Dari pencampuran dan beberapa langkah yang digunakan untuk membuat mie Rumput Laut.

Dari beberapa langkah diatas  maka  diperolehlah suatu olahan baru yang lebih bermanfaat dan tidak berbahaya untuk tubuh yaitu mie Rumput Laut. Yang banyak manfaatnya bagi kesehatan kita, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan mie Rumput Laut ini. Di daerah pantai banyak sekali Rumput Laut, akan tetapi masyarakat tidak memanfaatkannya.

5.2 Saran

Dalam pembuatan mie Rumput Laut ini memang diperlukan banyak Rumput Laut, sedangkan Rumput Laut setiap tahunnya sedikit oleh karena itu sebaiknya jangan hanya mengolah Rumput Laut menjadi makanan namun juga diperlukan pembudidayaan terhadap Rumput Laut agar tidak punah.

 

DAFTAR PUSTAKA

Narbuko,Cholid., dan Achmadi, Abu. 2008. Metodologi Penelitian. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

http://www.google.co.id/images

http://chaplain-zee.blog.friendster.com/2008/11/proses-pengepakan-dan-transportasi-bibit-rumput-laut-eucheuma-cottonii-di-lombok-tengah-nusa-tenggara-barat/)

:http://www.freelists.org/post/ppi/ppiindia-Formalin-dalam-Makanan

http://pipit.wordpress.com/2005/12/30/ciri-ciri-makanan-yang-mengandung-formalin/)

http://id.wikipedia.org/Singkong

http://resepmasakanindonesia.idcc.info/kandungan-gizi-singkong.htm

http://www.iptek.net.id/ind/warintek

http://rumputlaut.web44.net/article/kandungan-dan-manfaat-rumput-laut/

http://www.koran-jakarta.com/berita-detail.php?id=56226)

http://www.kamusilmiah.com/teknologi/teknologi-pembuatan-mie-skala-industri-rumah-tangga/)

 

 

 

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s